PSBB Gresik

Banyak Warung Kopi Buka Saat Jam Malam PSBB, 27 Penjaga dan Pemilik Digelandang ke Mapolres Gresik

Masih banyak warga nekat melanggar aturan jam malam PSBB Gresik, 27 pemilik dan penjaga warung kopi digelandang menuju Mapolres Gresik.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Pelanggar jam malam PSBB Gresik berbaris dengan jarak satu meter di halaman Mapolres Gresik, Senin (4/5/2020) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Penerapan jam malam PSBB Gresik ternyata masih banyak dilanggar.

Terutama, warga tampak masih nekat beraktivitas di warung kopi.

Padahal petugas gabungan sudah melakukan imbauan dari jauh-jauh hari dan penyisiran.

Wali Kota Solo Ungkap Lokasi Pemakaman Didi Kempot & Panduan untuk Sobat Ambyar yang Datang Melayat

5 Fakta Didi Kempot yang Jarang Terekspos ke Publik: Terungkap Asal Nama Kempot yang Disandangnya

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP menyisir warung kopi yang berada di Jalan Raden Santri, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Soetomo, Jalan Kartini, Jalan Panglima Sudirman.

Hasilnya, ada 27 orang yang diangkut menuju kendaraan dari sejumlah warung kopi.

Pihaknya kembali mengimbau kepada para penjaga atau pemilik untuk menutup warung dan memulangkan pengunjung.

Download MP3 Kumpulan Lagu Didi Kempot Terpopuler, Cidro, Pamer Bojo, dan Banyu Langit

Abaikan Rekor Pesaing, Marc Marquez Hanya Fokus Juara Dunia Setiap Tahunnya.

Tidak bosan-bosannya memberikan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan selama pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) dengan menjaga jarak dan menggunakan masker

Mereka langsung digelandang menuju Mapolres Gresik makam itu. Sekadar informasi kebanyakan dari mereka adalah penjaga dan pemilik warung kopi yang masih buka saat jam malam pukul 21.00 sampai 04.00.

Sebanyak 27 orang itu diminta berbaris dengan jarak satu meter di halaman Mapolres Gresik.

Petugas dari dinas kesehatan (Dinkes) yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap memeriksa satu persatu suhu tubuh menggunakan thermal gun.

“Kami lakukan rapid test juga ke 27 orang itu dan hasilnya semua negatif,” ujar Kabag Ren Polres Gresik, Kompol Sukri, Selasa (5/5/2020).

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik, Abu Hassan menambahkan warga yang melanggar penerapan PSBB itu langsung dipulangkan.

“Masyarakat kita beri himbauan dan dipulangkan,” pungkasnya. 

Penulis: Willy Abraham 

Editor: Heftys Suud

Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved