Breaking News:

PSBB Surabaya

Dampak PSBB Surabaya, Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya Lumpuh Total

Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya yang biasanya ramai pengunjung, kini tampak sepi. Kawasan yang berada di Jalan Raya Wonorejo Nomor 1,Rungkut

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yoni Iskandar
Febrianto/Tribunjatim
Suasana Wisata Mangrove di Jalan Raya Wonorejo Nomor 1, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, terlihat lengang dari pengunjung pasca ditutup untuk mengurangi penularan Virus Corona atau Covid-19, Selasa sore (5/5/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dampak merebaknya virus Corona atau Covid-19 serta, munculnya surat edaran perihal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan bergerombol di tempat umum, mengakibatkan sejumlah objek wisata di Surabaya sepi pengunjung.

Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya yang biasanya ramai pengunjung, kini tampak sepi.

Kawasan yang berada di Jalan Raya Wonorejo Nomor 1, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya tersebut tampak tidak ada pengunjung sama sekali.

Kendati demikian, suasana penghijauan yang segar dan asri semakin terlihat ketika memasuki lahan yang luasnya mencapai ratusan hektar, serta puluhan jenis hewan yang berlindung di dalam akar mangrove.

Hal yang sama juga tampak pada Sentra Kuliner Mangrove. Tidak ada satupun pedagang atau pengunjung yang terlihat di area tersebut.

Detik-detik Didi Kempot Meninggal Dunia, Teriak Takbir & Tauhid di Kamar, Asisten: Dada Terasa Sesak

UPDATE CORONA di Indonesia Selasa 5 Mei 2020, Pasien Positif Jadi 12.071, Tambahan 484 Kasus Baru

Kiper Persebaya Kaget Musisi Idolanya Didi Kempot Meninggal Dunia: Beliau Sosok Inspirasi Anak Muda

Sejumlah meja, kursi, dan perlengkapan untuk menjajakan makanan lainnya, sudah ditata rapi oleh para penjual, hingga tertutup terpal dengan banyak sekali debu tebal diatasnya.

Muhammad Suwito, Koordinator Mangrove Wonorejo Information Center, menuturkan, penutupan wisata ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tentang menutup semua area publik milik pemerintah kota surabaya.

"Sebelum ada surat edaran, dampaknya mulai terasa mengalami penurunan pengunjung pada beberapa minggu yang lalu. Kisarannya 5 sampai 10 persen," ujarnya di lokasi kepada TribunJatim.com, Selasa sore (5/5/2020).

Penurunan pengunjung tersebut, lanjut Suwito,juga diikuti oleh penutupan lapak sentra kuliner wisata mangrove sebanyak 10 warung. Akan tetapi, 22 tenaga kerja di wisata tersebut tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa. Mulai dari membersihkan akses jalan keluar dan masuk, memotong rumput hingga merawat dan menanam hutan mangrove.

"Semoga semua tempat kembali normal. Virus Corona juga cepat hilang. Soalnya, Wisata Mangrove Wonorejo adalah tempat favorit yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Baik dari Surabaya maupun di luar Surabaya," pungkasnya kepada TribunJatim.com. (Febrianto/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved