DETIK-DETIK Remaja Gresik Tewas Tersengat Listrik, Simak Kronologi Lengkapnya

Seorang remaja berusia 15 tahun tewas tersengat listrik di sebuah tempat penggilingan tanah

istimewa
ilustrasi tewas 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang remaja berusia 15 tahun tewas tersengat listrik di sebuah tempat penggilingan tanah.

Korban bernama Maulana itu mengalami luka gosong dan meninggal di lokasi kejadian.

Warga desa Dalegan, Kecamatan Panceng itu awalnya berangkat ke area penggilingan milik Ghozi di desa setempat.

Dia berangkat seorang diri usai berbuka puasa dan salat maghrib.

Ternyata korban menginjak tanah yang terlaliri listrik kemudian meninggal dunia.

Kapolsek Panceng, AKP Daeng Jannah, mengatakan korban tersengat listrik tidak lama saat datang ke lokasi area penggilingan. Kemudian baru ditemukan sekitar tiga jam kemudian.

"Sekitar pukul 21.30 paman korban bernama Andrik diberitahu teman kerja korban bahwa keponakannya meninggal ditempat penggilingan tanah diduga tersengat aliran listrik," ucapnya, Jumat (8/5/2020).

"Paman korban langsung menuju lokasi kejadian dan melihat kondisi keponakannya dalam kondisi tergeletak dengan lokasi yang mengenaskan. Wajah korban sudah pucat dan kaki sebelah kiri gosong akibat sengatan listrik. Korbab langsung dibawa menuju Puskesmas Panceng. Lalu dibawa pulang ke rumah di Desa Delegan dan dimakamkan di TPU desa setempat.

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kondisi tanah, dan bangunan yang semi permanen dinilai tidak sesuai standar.

"Korban bekerja tidak mengunakan sefti yang standart. Tempat penggilingan tidak layak karena banyak kabel yang berserakan dan banyak kabel yang sambungannya masih tidak aman sehingga rawan sengatan listrik," terangnya.

Terlihat jelas bagian kaki kiri korban akibat sengatan listrik di tanah yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Selain itu, tidak ada operator atau pengawas ditempat kerja.

"Keluarga korban minta tidak di otopsi dan menerima kejadian ini dengan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut kepada pihak siapapun dan dianggap kejadian ini adalah musibah," pungkasnya. (wil)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved