Berita Persebaya Surabaya

Pesan Menyentuh Bek Persebaya Abu Rizal Maulana dari Tenaga Medis, Motivasi 'Ajak Main Bola' di APD

Bek sayap Persebaya Surabaya Abu Rizal Maulana mendapat pesan dari tenaga medis yang bertugas di salah satu Rumah Sakit di Sampang, Madura.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
instastory bek Persebaya Abu Rizal Maulana pada Jumat (8/5/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bek sayap Persebaya Surabaya Abu Rizal Maulana mendapat pesan dari tenaga medis yang bertugas di salah satu Rumah Sakit di Sampang, Madura.

Pesan berisikan kalimat motivasi itu tertuang di balik Alat Pelindung Diri (APD) baju hazmat dari salah satu tenaga medis yang sedang bertugas di tengah pandemi covid-19.

Dalam pesannya, dia mengajak bek yang sudah membela Persebaya sejak tahun 2017 itu, bisa bersama-sama bermain sepak bola saat masa pandemi berakhir.

Pelatih Fisik Persebaya Pakai Alat Bantu Beda untuk Latihan Online Bersama Sore Ini: Biar Tak Bosan

Seusai Jalani Operasi Cedera, Bek Persebaya M Syaifuddin Perlu Recovery Beberapa Bulan

Soal Kelanjutan Nasib Kompetisi Liga 1 2020, Pelatih Persebaya Surabaya Ikuti Keputusan PSSI

Mengingat selama masa pandemi, rutinitas menjadi serba terbatas.

Masyarakat dihimbau di rumah saja, sementara tenaga medis berjuang di garda terdepan.

"UGD RSMZ Habis Pandemi Kita Main Bola, Wani," begitu tulisan pada APD salah satu rekan dari Abu Rizal Maulana lewat postingan instastory pada, Jumat (8/5/2020).

Pemain yang akrab disapa Rodeg ini sedikit bercerita bahwa sosok dibalik APD tersebut adalah rekannya saat masih aktif di Sekolah Sepak Bola (SSB).

"Dia teman saya. Kakak sepupu saya juga dinas di RS Sampang. Kita dulu satu SSB," kata Rodeg kepada TribunJatim, Jumat (8/5/2020).

Rodeg mengaku tersentuh mendapat pesan tersebut. Dia berharap covid-19 bisa segera berakhir dan ia bisa kembali bermain bola dengan rekan-rekannya.

Selama ini Rodeg, dan juga mayoritas rekan seprofesi lainnya banyak menghabiskan waktu di latihan di sekitar rumah karena kompetisi Liga 1 2020 masih dihentikan.

"Semoga Covid-19 segera berakhir," tutupnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Sampang, Madura adalah satu-satunya kawasan di Provinsi Jawa Timur yang masih nihil kasus positif covid-19.

Sejauh ini kawasan yang berada di antara kabupaten Bangkalan dan Pamekasan itu tercatat hanya ada 413 berstatus orang dalam pengawasan (ODP) saja.

Update data covid-19 tersebut diambil dari halaman resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur http://infocovid19.jatimprov. go.id pada Kamis (7/5/2020). 

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved