Virus Corona di Trenggalek

UPDATE CORONA di Trenggalek Sabtu 9 Mei, 1 Kasus Baru, Pasien Sempat Disambangi Anak dari Malaysia

Pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Trenggalek bertambah.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika menggelar rilis online soal tambahan pasien positif Corona di Trenggalek, Jumat (8/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Trenggalek bertambah.

Dengan begitu, pasien positif di kabupaten tersebut kini menjadi tiga orang.

Pasien laki-laki berusia 55 tahun itu berasal dari Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek.

"Pada 28 Februari, anak kedua pasien 03 pulang dari Surabaya. Pada 23 Maret, anak pertama pasien 03 pulang dari Malaysia," terang Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan indikasi risiko tertular pasien, Jumat (8/5/2020).

Baru Terkuak Didi Kempot Malam-malam Telepon Sahabatnya, sebelum Wafat Tanyakan Sakit: Pukul 22.00

Pasien itu sempat mengalami sesak napas, sembatan pada usus, dan pneumonia, dan tuberkulosis (TBC) pada 17 April.

Ia dirawat di RSUD dr Soedomo hingga 22 April. Sehari kemudian, ia dirujuk ke RSUD dr Iskak dan menjalani tes swab.

"Tanggal 28 April 2020 dinyatakan sembuh dan keluar dari RSUD dr Iskak dan berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang menjalani isolasi mandiri di rumah," sambung Bupati.

Terjawab Teka-teki Pernikahan Didi Kempot dengan Yan Vellia Istri Keduanya, Ketua RT Bongkar 1 Bukti

Cerita Asisten Didi Kempot Antar ke Rumah Sakit, Ungkap Teriak Takbir: di Perjalanan Sudah Nggak Ada

Hasil tes swab pasien tersebut keluar pada 8 Mei dan menunjukkan hasil positif Corona.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu bilang, berdasarkan hasil penelusuran, pasien 03 punya kontak erat dengan 14 orang.

Mereka adalah istri, tiga orang anak, seorang menantu, dan dua orang cucu.

1 Pasien Positif Corona di Pamekasan Sembuh, 2 Kali Tes Swab Hasilnya Negatif, Dibolehkan Pulang

Selain itu, sopir yang mengantar pasien ke rumah sakit, ibu dan ayah sopir, saudara perempuan dan suaminya, dua orang keponakan.

Pemkab Trenggalek, kata Mas Ipin, telah melakukan rapid test ke 14 orang itu. Hasilnya nonreaktif.

"Saat ini kondisi pasien 03 dinyatakan sehat dan sejak tanggal 28 April 2020 yang lalu sudah keluar dari rumah sakit, dan melakukan isolasi dirumah," ungkapnya.

Penulis: Aflahul Abidin

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved