Restrukturisasi Kredit Jatim Terus Meningkat di Tengah Wabah Corona, OJK Jatim Imbau 'Hati-hati'

Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur menyatakan restrukturisasi kredit Jatim terus meningkat di tengah wabah virus Corona.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) melalui Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur menyatakan, di tengah wabah Corona ( Covid-19 ) yang tak kunjung reda, penerapan restrukturisasi kredit di Jawa Timur terus alami peningkatan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala OJK Regional 4 Jatim, Bambang Mukti Riyadi.

"Implementasi restrukturisasi kredit di Jawa Timur terus meningkat dari minggu ke minggu, bahkan sampai dengan akhir April 2020 sebanyak 360.120 debitur telah mendapatkan fasilitas restrukturisasi kredit senilai Rp10,4 triliun," kata Bambang, Sabtu (9/5/2020) di Surabaya.

Istri Kedua Didi Kempot Yan Vellia Blak-blakan soal Pernikahan, Waktu Nikah hingga Pertemuan Pertama

Terkuak Teka-teki 2 Istri Didi Kempot, Fakta Pernikahan Yan Vellia & Rahasia Saputri Istri Setianya

Berikut pemaparan dari Bambang, terkait rincian sebanyak 360.120 debitur telah mendapatkan fasilitas restrukturisasi kredit senilai Rp10,4 triliun, yakni meliputi :

- Restrukturisasi kredit Perbankan sebesar Rp7,4 triliun untuk 17.192 debitur

- Restrukturisasi kredit Perusahaan Pembiayaan sebesar Rp2,4 triliun untuk 75.899 debitur

Pemkab Kediri Bagikan 43 Ton.Beras pada Warga Terdampak Wabah Covid-19 Kecamatan Kunjang & Semen

Promo Superindo Akhir Pekan 10 Mei 2020 Hari Ini Terakhir, Diskon Minyak Goreng SunCo dan Indomilk

- Restrukturisasi kredit PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebesar pinjaman Rp 427 miliar untuk 231.729 debitur

- Restrukturisasi kredit PT Pegadaian (Persero) sebesar Rp97 miliar untuk 35.070
debitur.

Bambang juga mengatakan, adanya peningkatan itu sendiri, dikarenakan, meski ditengah situasi wabah Corona yang tak kunjung reda, pihaknya terus berkoordinasi untuk mendorong Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yakni meliputi Perbankan, Perusahaan Pembiayaan, Pegadaian, PNM yang dimana agar proaktif dalam mengidentifikasi debitur-debitur yang terdampak penyebaran Covid-19.

Curhat Ayah Angkat Syahrini, Sebut Wanita Agenda, Sindir Siapa? Nikita Mirzani: Buka Semua

"Kami terus berkoordinasi untuk mendorong Lembaga Jasa Keuangan
(Perbankan, Perusahaan Pembiayaan, Pegadaian, PNM) agar proaktif dalam
mengidentifikasi debitur-debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 dan segera menerapkan POJK stimulus dimaksud agar perekonomian Jatim tetap berjalan," ujarnya.

Tak hanya itu, dikatakan juga oleh Bambang, bahwa OJK juga menghimbau masyarakat agar hati-hati terhadap penawaran pengurusan restrukturisasi kredit yang mengatasnamakan OJK, sebab disinyalir terdapat pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan pribadi.

"Berkaca dari kesemua itulah, maka perlu kami tekankan kepada seluruh
Lembaga Keuangan di Jawa Timur agar pemberian kebijakan restrukturisasi ini
dilakukan secara bertanggung jawab dan jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-
pihak yang ingin mengambil keuntungan secara sepihak," tutupnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved