Virus Corona di Mojokerto

Pemkab Mojokerto Dapat Tambahan Perluasan Bansos 9.303 KPM

Pemkab Mojokerto, Jawa Timur memperoleh tambahan kuota bantuan sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kementerian Sosial.

istimewa
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat menyalurkan bantuan KKS kepada masyarakat di Kecamatan Trowulan. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto, Jawa Timur memperoleh tambahan kuota bantuan sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Data dari Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto tercatat yang semula penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjumlah 56.185 Kepala Keluarga (KK) kini bertambah menjadi sebanyak 65.488 KK.

Adapun kuota tambahkan untuk perluasan bantuan akibat efek Pandemi virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Mojokerto yaitu sebanyak 9.303 KK.

Penerima bantuan tersebut akan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sudah mulai didistribusikan pada masyarakat mulai 11-16 Mei 2020.

Penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Mojokerto oleh BNI Cabang Mojokerto dibantu pendamping sosial di mana mereka akan menerima bantuan Rp.200 ribu setiap bulan.

Dana bantuan senilai Rp.200 ribu ini bisa dibelanjakan bahan pangan seperti beras dan telur di e-Warong.

Kemenag Belum Bisa Pastikan Status Ibadah Haji 2020, Masih Harus Tunggu Respon Pemerintah Arab Saudi

Istri Kedua Didi Kempot Yan Vellia Diminta Foto Bareng Saputri, Bereaksi? Postingan Baru Panen Komen

Mengaku Lelah, Hotman Paris Mendadak Ingin Hidup Sederhana, Bingung Juali Aset: Singgung Ketenangan

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menjelaskan kartu KKS untuk penerima bantuan akan didistribusikan pada 18 kecamatan Kabupaten Mojokerto. Sedangkan, penyaluran KKS dilaksanakan perdana di Kecamatan Trowulan.

“Minggu ini sebanyak 9.303 KPM sudah harus menerima bantuan dan setiap KPM yang sebelumnya menerima Rp 150 ribu akan ditambah menjadi Rp 200 setiap bulan mulai April sampai Desember 2020,” ujar di Kantor Kecamatan Trowulan, Senin (11/5/2020).

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan proses verifikasi dan validasi untuk menghindari kemungkinan data ganda penerima bantuan tersebut. Sebab, masyarakat hanya boleh menerima satu bantuan dari beberapa item bantuan sosial seperti, PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan langsung tunai (BLT) dan lain-lain.

“Dari pusat kita juga diminta supaya jangan sampai ada data yang dobel jika ada masyarakat yang berhak tapi belum menerima bisa segera melapor," ungkapnya.

Camat Trowulan, Try Raharjo menambahkan setelah dilakukan proses verifikasi dan validasi ada 762 penerima KKS di Kecamatan Trowulan.

“Masyarakat akan menerima senilai Rp.200 ribu yang didistribusikan berupa sembako," jelasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved