Terduga Pelaku Pencabulan Siswi di Gresik Tak Kunjung Ditangkap, Orang Tua Korban Jatuh Sakit

Kasus MD (16) siswi SMp asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang dihamili oleh tetangga yang juga keluarganya itu belum juga menemui titik terang.

istimewa
ibu korban (kiri) bersama C, kakak korban (tengah) dan kuasa hukum Abdullah Syafi'i (kanan) di Mapolres Gresik di sela-sela pemeriksaan, Senin (4/5/2020). Foto : istimewa 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kasus MD (16) siswi SMp asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang dihamili oleh tetangga yang juga keluarganya itu belum juga menemui titik terang. Bahkan, ibu MD jatuh sakit karena pelaku tak kunjung ditangkap oleh polisi.

Hal ini diungkapkan langsung oleh C, kakak korban. Setiap hari, MD merawat ibunya, IS (49) yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

"Kasian ibu sampai sakit mikir terduga pelaku belum ditahan," ujar C, Senin (11/5/2020).

Menurut C, orang tuanya yang hanya tinggal seorang ibu itu hanya dirawat di rumah bersama MD yang saat ini hamil ana terduga pelaku SG dengan usia kandungan tujuh bulan.

"Ibu dirawat adik (MD) dirumah," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Hingga saat ini terdugapelaku pencabulan anak di bawah umur bernama  SG masih bebas berkeliaran di desa. Bahkan pria paruhbaya yang telah memiliki istri dan dua anak itu masih terlihat riwa-riwi.

Kasus Pencabulan Siswi SMP di Kandang Ayam, Polres Gresik Panggil Para Saksi

Jelang PSBB Malang Raya, Polres Malang Pastikan Tetap Konsisten Halau Kendaraan Luar Kota

Perusahaan Wajib Bayarkan THR Karyawan Maksimal H-7, Disnakertrans Jatim Buka Posko Pengaduan

C menyebut terduga pelaku masih belum ditahan tidak ada ancaman yang diterima keluarga.

"Pengancaman tidak ada mas, tetapi percobaan penyuapan agar keluarga mencabut laporan," terangnya kepada TribunJatim.com.

Sudah dua pekan laporan dilayangkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Gresik hingga saat ini belum dilakukan pemanggilan kepada terduga pelaku.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Panji P menyebut surat pemanggilan terduga pelaku SG hingga saat ini masih belum dilakukan.

"Kalau sudah dikirim pasti saya beritahukan ke pelapor atau korbannya," tutupnya.

Saat ini, korban yang dikenal ceria dan aktif di sekolah itu hanya bisa menghabiskan waktu di rumah merawat ibunya sembari menunggu kelahiran buah hatinya. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved