PSBB Kabupaten Malang

Inilah Gambaran Penerapan PSBB Kabupaten Malang Berdasarkan Hasil Rapat

Rapat pembahasan PSBB oleh Pemerintah Kabupaten Malang menghasilkan beberapa regulasi dan pembentukan Satgas PSBB.

(surya/Erwin Wicaksono)
Bupati Malang, Muhammad Sanusi usai menggelar rapat bersama Forkopimda Kabupaten Malang di Pendapa Peringgitan Agung, Selasa (12/11/2020) dini hari. 

"Cuman ada pembatasan jadi kalau perusahaan nanti shift-shit an," ujar Sanusi.

Sanusi mengusulkan penerapan PSBB secara parsial. Rencananya ada 14 kecamatan yang diterapkan PSBB.

Yakni, Kecamatan Lawang, Singosari, Pakis, Bululawang, Pujon, Ngantang, Ngajum, Pakisaji, Dau, Wajak, Karangploso, Kepanjen, Ampelgading, dan Pagelaran.

Hal itu didasarkan pada ditetapkannya zona merah virus Corona atau Covid-19 di daerah tersebut.

Wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan, artinya masih ada 19 kecamatan yang masih berada dalam zona hijau alias belum ada kasus terkonfirmasi Covid-19.

"Bagi zona hijau kami pertahankan agar tetap hijau. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap parsial nanti yang kita ketatkan zona merah yang masih 14 kecamatan itu," terang Sanusi.

Sanusi menegaskan Pemerintah Kabupaten Malang telah siap jalankan PSBB.

Menurut Sanusi, kesiapan tersebut didasarkan pada seluruh komponen penunjang PSBB seperti anggaran, petugas dan titik cek poin.

'Sejauh ini PSBB kesiapannya ditata semua. Dari segi personel sudah siap, anggaran sudah siap, terapan di lapangan semua cek poin yang ada di perbatasan harus kita lakukan," tegas Sanusi. (ew/Tribunjatim.com)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved