PSBB Malang Raya

Polisi Siap Halau Masuknya Travel Gelap, Antisipasi Pemudik Masuk Wilayah Kota Malang

Satlantas Polresta Malang Kota siap antisipasi masuknya travel gelap yang membawa penumpang dari luar daerah ke Kota Malang.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, saat ditemui TribunJatim.com, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satlantas Polresta Malang Kota siap antisipasi masuknya travel gelap yang membawa penumpang dari luar daerah ke Kota Malang.

"Kami sudah melakukan penyiapan personel di pos check point yang telah ada. Kami siap memberikan penindakan terhadap travel gelap yang ketahuan membawa penumpang dari luar daerah masuk ke Kota Malang. Kami akan berikan sanksi sesuai pasal 308 UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto kepada TribunJatim.com, Selasa (12/5/2020).

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menambah pos penindakan dan pemantauan untuk pengawasan masyarakat selama masa pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya.

PSBB Malang Raya Disetujui Menkes, Bakal Dibagi 3 Tahap, Khofifah Harap Bisa Efektif Putus Corona

Perum Jasa Tirta 1 Malang Tertibkan Keramba Jaring Apung di Waduk Selorejo, Kelompok Nelayan Kecewa

"Kami akan dirikan tiga macam pos. Yaitu pos penyekatan untuk melakukan pemeriksaan ketat bagi kendaraan luar daerah Malang. Pos kedua adalah check point yang di dalamnya ada protokol kesehatannya. Pos ketiga yaitu pos penindakan dan pemantauan, rencananya akan kami pasang di beberapa titik di wilayah Kota Malang," jelasnya.

Dirinya menerangkan, pos penindakan dan pemantauan digunakan untuk menindak masyarakat yang kedapatan melanggar PSBB.

"Seperti menindak masyarakat yang masih beraktivitas saat pukul 21.00 WIB-04.00 WIB. Lalu tidak menggunakan masker ketika ada di luar rumah. Kami akan berikan blanko teguran bagi masyarakat yang melanggar PSBB," tambahnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemkot Malang dan berbagai instansi lainnya.

"Kami akan terus selalu koordinasi agar pelaksanaan PSBB Malang Raya berjalan lancar. Sehingga pelaksanaan PSBB Malang Raya dapat berjalan hanya selama 14 hari," bebernya.

Balita Positif Covid-19 di Malang Sembuh Berdasarkan Tes Swab, Tapi Orang Tua Tetap Isolasi Mandiri

Ada Satu Orang yang Hasil Rapid Test Covid-19 Reaktif, 83 Pekerja Bangunan di Batu Dipulangkan

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, mengungkapkan, segala pelaksanaan PSBB di Kota Malang menunggu Perwali.

"Acuan dan landasan penegakan hukum dan aturan adalah dari Perwali. Untuk PSBB, nantinya akan diadakan sosialisasi dahulu selama 3 hari pertama. Lalu hari keempat adalah sosialisasi dan peneguran. Sedangkan hari ke lima dan seterusnya adalah peneguran dan penindakan," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved