Virus Corona di Tulunggaung

Satu Lagi Pasien Covid-19 Keluar dari Rusunawa IAIN Tulungagung, Rekor Tercepat: 16 Hari Sembuh

Satu lagi pasien Covid-19 keluar dari tempat karantina Rusunawa IAIN Tulungagung. Warga Kecamatan Pakel ini merupakan salah satu yang tercepat sembuh.

Penulis: David Yohanes | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tumiran saat menerima surat keterangan bebas Covid-19 sebelum meninggalkan karantina Rusunawa IAIN Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Satu lagi pasien positif virus Corona ( Covid-19 ) keluar dari tempat karantina Rusunawa IAIN Tulungagung, Selasa (12/5/2020).

Pasien atas nama Tumiran (53), warga Kecamatan Pakel yang tinggal di Kecamatan Tulungagung dinyatakan sembuh.

"Syukur alhamdulillah, hari ini ada lagi satu pasien yang dinyatakan sembuh. Pak Tumiran bisa kembali ke keluarga dan  lingkungannya," ujar Wakil Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro.

Jerit Lantang Pilot Joyce Lin saat Pesawat Jatuh di Danau Sentani Papua, Saksi Aksi Mulia Terakhir

Terungkap Panggilan Yan Vellia ke Saputri, Istri Pertama Didi Kempot, 1 Janji soal Pertemuan Terucap

 Tumiran termasuk salah satu pasien yang paling cepat sembuh.

Dia masuk ke karantina pada 27 April 2020, atau hanya 16 hari di tempat karantina.

Dua kali tes swab terakhir menunjukkan hasil negatif.

"Hasil rapid test juga menunjukkan hasil nonreaktif, sehingga beliau dinyatakan sembuh," sambung Galih.

FAKTA Bandar Narkoba Ditembak Mati & Temuan 100 Kg Sabu, Masuk Jaringan Lapas & Dikirim dari Jakarta

Bonceng Ibu & Balita, Motor Wanita Blitar Terperosok Jalan Lubang Lalu Ditabrak Truk, 3 Tewas di TKP

Tumiran adalah pasien ke-12 yang dinyatakan sembuh, dari 32 pasien yang terkonfirmasi.

Jika dirata-rata, prosentase kesembuhan mencapai 37,5 persen.

Sebelumnya tim kesehatan juga sudah menyelesaikan pelacakan orang-orang yang kontak dengan Tumiran.

Dindik Jatim Siapkan Opsi Tahun Ajaran Baru Dimulai Januari 2021, Siswa Difokuskan Menyikapi Bencana

"Sebelumnya beliau diketahui sempat ikut salat berjamaah di musala. Jamaah juga sudah dirapid semua," terang Galih.

Dari rapid test terharap hampir 100 orang yang kontak dengan Tumiran, semuanya dinyatakan nonreaktif atau negatif berdasar rapid test.

Namun hingga saat ini tim medis belum mengetahui sumber virus yang menginfeksi Tumiran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved