Cara Tak Terduga Pria Madura Bisa Curi Motor yang Diparkir, Tanpa Bawa Alat & Kunci, Lihat Nasibnya

Anggota Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan, Madura menangkap seorang maling sepeda motor

TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Barang bukti sepeda motor yang dicuri oleh Lutfi saat dipajang di depan Kantor Mapolres Pamekasan, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNMADURA.CO, PAMEKASAN - Anggota Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan, Madura menangkap seorang maling sepeda motor.

Maling tersebut bernama Lutfhi, warga Dusun Aresan, Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu ditangkap lantaran mencuri motor milik Ach Mudakkir, warga Dusun Klampok, Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Pamekasan, pada Selasa 10 Maret 2020.

Terungkap Sebab Meninggalnya 7 TKI Ilegal Asal Pamekasan Saat Wabah Corona, Bukan Kecelakaan Kerja

Pria Sumenep Nekat Gasak Motor Yamaha Nmax Kiai di Pamekasan, Kabur Kepergok Polisi, Kaki Didor

Jambret Sampang Kumat Curi Mobil Pegawai Bank Pamekasan, Semalaman Kejar-kejaran dengan Polisi: Dor!

Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari mengatakan, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya pada, Selasa (10/3/2020) lalu.

Berdasar pengakuan pelaku, dia mencuri motor tersebut tidak sendirian.

Melainkan bersama Halili, temannya.

Namun saat ini, kata AKBP Djoko Lestari, Halili kabur dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Sepeda motor yang dicuri merek Viva X 100 warna hitam bernopol M 6752 C," kata AKBP Djoko Lestari kepada TribunJatim.com, Rabu (13/5/2020).

Selain itu, AKBP Djoko Lestari menjelaskan, saat ia melakukan interogasi lebih dalam, pelaku mengaku memang sedari awal merencanakan untuk mencuri sepeda motor tersebut buat digunakan sebagai kendaraan untuk balap burung merpati.

Lain dari hal itu, kata dia, pelaku juga membeberkan bagaimana cara dirinya bisa mencuri motor tersebut tanpa kunci motor.

Berdasar pengakuan pelaku, dia hanya menyambungkan kabel kunci, sehingga sepeda motor tersebut bisa dihidupkan.

"Saat membawa kabur sepeda motor hasil curian itu, pelaku Lutfi ini yang menyetir, sedangkan Halili (teman) yang membonceng," jelasnya.

Saat ini, barang bukti yang berhasil pihaknya amankan, yaitu berupa satu unit sepeda motor merek Viva X 100 berwarna hitam, BPKB kendaraan, dan STNK kendaraan.

Pelaku kata AKBP Djoko Lestari, dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 Jo 56 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

"Pelaku sudah kami tahan di tahanan Mapolres Pamekasan dan akan melakukan proses hukum lebih lanjut," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved