Ibu di Pasuruan Menangis Anaknya Tiba-tiba Dipenjara Tanpa Penjelasan, Urai Kerinduan: Kembalikan

Anaknya tiba-tiba ditahan di sel Polres Pasuruan Kota, ibu Napik menangis bilang ke KPPBC Tipe Madya Pabean A Pasuruan minta anaknya dikembalikan.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
MINTA PENJELASAN - Napik, ibunda Noer Choles bersama kuasa hukumnya meminta penyidik KPPBC Tipe Madya A Pasuruan untuk membebaskan yang bersangkutan. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Seorang ibu di Pasuruan, Napik menangis menceritakan Noer Cholesh, anak laki-lakinya yang sedang ditahan di sel Polres Pasuruan Kota.

"Saya kangen sama anak saya. Saya yakin anak saya tidak salah apa - apa," kata Napik, perempuan asal Malang, Rabu (13/5/2020) pagi.

Napik meminta penyidik dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Pasuruan memberikan waktu untuk bisa bertemu dengan anaknya.

Terungkap Panggilan Yan Vellia ke Saputri, Istri Pertama Didi Kempot, 1 Janji soal Pertemuan Terucap

Sosok Asli Penyebar Uang Ratusan Ribu di Jalan, Bukan Orang Sembarangan, Alasan Aksinya Sebut Jokowi

"Saya tidak tahu apa - apa. Saya tahunya, anak saya hanya sopir. Tiba - tiba katanya ditahan. Saya kasihan sama anak saya," jelas dia.

Ia meminta penyidik untuk membebaskan anaknya itu. Kata dia, anaknya harus kembali ke Malang dan berkumpul dengan keluarganya. Ia menyebut, anaknya adalah kepala keluarga yang sudah memiliki dua anak.

"Anak saya hanya sopir. Bukan apa - apa. Saya yakin dia tidak tahu apa - apa. Sekarang, saya mau anak saya dikembalikan karena saya yakin dia tidak tahu apa - apa," sambung dia.

Patroli Skala Besar, Polisi Pergoki Warga Masih Nongkrong saat Jam Malam PSBB Surabaya, KTP Disita

VIRAL Foto Kursi di Bioskop Berjamur selama Masa Pandemi Virus Corona, Waspada Serang Pernapasan

Untuk diketahui, Noer Cholesh sedang berurusan dengan KPPBC Tipe Madya A Pasuruan. Sopir asal Malang ini diduga kuat melanggar undang - undang cukai.

Ia ditahan di sel tahanan Polres Pasuruan Kota.

Indrawansyach, kuasa hukum Noer Cholesh mengatakan, ada yang perlu dikritisi dalam penegakan hukum dalam kasus tersebut.

MUI Pusat Minta Pemerintah Untuk Memberikan Kelonggaran Kegiatan Keagamaan

Ia sangat menyesalkan sikap Nanang Sekti dan penyidik KPPBC Tipe Madya A Pasuruan.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved