Berita Arema FC

Ada Ajakan 'Arema Satu', Arema FC Siap Membuka Diri dan Diajak Diskusi : Kami Membuka Tangan

Hingga saat ini problematika dualisme yang terjadi di tubuh Arema masih berlanjut.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi Aremania - minta dualisme Arema diselesaikan jadi 'Arema Utas' 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hingga saat ini problematika dualisme yang terjadi di tubuh Arema masih berlanjut.

Di Malang saat ini ada dua Arema, yakni Arema FC yang berlaga di Liga 1 dan Arema Indonesia yang berlaga di Liga 3.

Dualisme itu sendiri terjadi pada 2011. Singo Edan terpecah menjadi dua. Satu bermain di Indonesia Super League (ISL) dan satu lagi Indonesia Premier League (IPL).

Arema FC Pastikan Tak Sampai PHK Karyawan, Meski Tak Dapat Banyak Pemasukan saat Pandemi Covid-19

Arema FC Ubah PSBB Jadi Gaya Malangan Pukul Suriv Biar Berlalu, Sosialisasi Putus Covid-19

Ikut Sukseskan PSBB Malang Raya, Ini Pesan Arema FC untuk Aremania dan Aremanita

Ini membuat sejumlah Aremania galau dan bahkan itu masih terjadi sampai detik ini. Hal itu menyebabkan Aremania sering menyerukan ' Arema Utas ' atau meminta agar Arema kembali bersatu.

Terkait seruan ini, manajemen Arema FC mengaku siap apabila ada ajakan untuk bertemu dan membahas soal hal itu.

"Jadi saya pikir kalau ajakan Arema Satu dalam kontek ada yang menganggap Arema itu pecah jadi dua, yasudah. Yang satu ini ayo kami membuka tangan mau kayak apa. Menawarkan konsep yang seperti apa. Bahkan kami tidak pernah menolak ajakan diskusi," kata Sudarmaji Media Officer Arema FC, Kamis (14/5/2020).

Sudarmaji menegaskan, pihak Arema FC ingin segala sesuatunya berjalan baik dan selaras. Bahkan apabila memang itu ingin diwujudkan, pihak Arema FC siap untuk dipertemukan dengan Arema Indonesia.

"Segala cara kami lakukan. Ayolah, sepak bola itu persaudaraan. Disepak bola semua bisa diselesaikan. Saya pikir corona ini momentum yang baik. Kalau teman-teman Aremania ingin Arema Satu ya jangan hanya ngomong. Kalau kami Arema FC sudah melangkah, kami sudah mengajak dan membuka diri. Tapi kalau masih otot-ototan, masih merasa paling benar dan punya hak, ya tidak ada titik temu," ujarnya.

Sayangnya hingga kini belum ada titik terang sekaligus titik terkait dualisme yang terjadi di Arema FC.

"Jadi untuk rekan-rekan yang menginginkan Arema Satu, kami ini sudah satu, hatinya sudah satu. Tapi kalau inginnya satu seperti apa silahkan datang ke Arema FC, atau ada diskusi yang memang kompeten dan ada langkah kongkrit," jelas Sudarmaji

Penulis: Dya Ayu
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved