Gara-gara Terlilit Utang Ratusan Juta, Pria Trenggalek Gadaikan Belasan Mobil Rental, Lihat Ending

Gara-gara terlilit utang ratusan juta rupiah, Anggodo (35) nekat menggadaikan belasan mobil rental milik teman-temannya.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Polisi merilis kasus penggelapan belasan mobil oleh warga Trenggalek, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNTRENGGALEK.COM, TRENGGALEK - Gara-gara terlilit utang ratusan juta rupiah, Anggodo (35) nekat menggadaikan belasan mobil rental milik teman-temannya.

Warga Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek itu sudah enam bulan menjalankan bisnis penilapan itu.

Ia memperdaya temannya, para pemilik mobil rental, dengan dalih menyewa untuk keperluan proyek dan instansi.

Trenggalek Publikasikan Data Penerima Bansos Covid-19, Bupati Mas Ipin Ajak Warga Sedekah Informasi

Kekejaman Ayah di Trenggalek, Pukul Anak Pakai Kayu Saat Tidur karena Ponsel, Lihat Nasib Korban

Kabupaten Trenggalek Pesan 4.000 Alat Rapid Test, Prioritaskan Klaster Warung dan Pasar

"Saya kenal semua (korban). Semuanya (asal) Trenggalek," kata Anggodo, saat rilis kasus itu di Mapolres Trenggalek, Kamis (14/5/2020).

Ia menyewa mobil itu dengan harga bervariasi. Ada yang Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari. Ada juga yang Rp 6 juta sampai Rp 9 juta per bulan. Tergantung jenis dan tahun mobilnya.

Oleh Anggodo, mobil itu diserahkan ke empat orang perantara untuk digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik mobil. Harga jual gadai itu kisaran antara Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Ia memakai uang hasil gadai untuk banyak hal. Sepuluh persennya untuk membayar sang perantara. Sementara sisanya untuk membayar utang masa lalu dan membayar sewa mobil.

"Motivasi saya untuk meraup keuntungan. Menutup utang-utang lampau. Saya sudah meraup Rp 500 juta sampai Rp 600 juta. Utang saya juga sekitar itu," ungkap dia.

Selang beberapa bulan, Anggodo tak mampu melunasi sewa rental yang dijanjikan kepada pemilik mobil. Pemilik mobil pun geram dan melaporkan kasus itu ke polisi.

"Ada dua pelapor yang masuk ke kami," kata Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak.

Dari pemeriksaan, polisi mengungkap, Anggodo telah menilap 17 mobil rental.

"Sepuluh mobil sudah kami amankan. Sisanya tujuh mobil masih dicari tim di lapangan," sambung Calvijn.

Dari kasus itu, polisi juga menangkap seorang perantara dan dua orang penadah. Mereka kini ditahan di Mapolres Trenggalek.

Kepada tersangka, polisi menerapkan pasal tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved