PSBB Malang Raya

Kampung Tangguh Jadi Faktor Penentu Pencegahan Penyebaran Covid-19 Jelang PSBB Malang Raya

Gubernur Jatim menyampaikan, Kampung Tangguh di Malang Raya bisa jadi faktor penentu pencegahan penyebaran Covid-19. Terlebih saat PSBB Malang Raya.

TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri pertemuan rapat koordinasi dengan tiga Forkopimda Malang Raya untuk PSBB Malang Raya di Bakorwil III Malang (13/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, Kampung Tangguh di Malang Raya bisa menjadi faktor penentu pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri pertemuan rapat koordinasi dengan tiga Forkopimda Malang Raya untuk pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya di Bakorwil III Malang (13/5/2020).

"Keterlibatan Kampung Tangguh di Malang Raya merupakan bagian dari prototipe penting. Bagaimana keterlibatan di lini bawah itu jadi faktor penentu pencegahan penyebaran Covid-19," ucapnya.

Website PPDB 2020/2021 Kota Malang Ganti ke Alamat ini, Beroperasi 24 Jam, Dikbud: Agar Lebih Cepat

Setuju PSBB Malang Raya Dimulai 17 Mei 2020, Bupati Sanusi: Warga KTP Diluar Malang Dilarang Masuk

Dia menjelaskan, tak hanya dari lini bawah saja yang menjadi bagian penting dalam pencegahan Covid-19. Akan tetapi, semua lini di Malang Raya diharapkan oleh Khofifah Indar Parawansa dapat melakukan langkah-langkah preventif dan promotif dalam penerapan PSBB Malang Raya.

"Karena dengan dukungan seluruh elemen dari semua unsur masyarakat di Malang Raya, semoga bisa memberikan penurunan dan penghentian Covid-19," ujarnya.

Sebagai informasi, pada kesempatan itu pula, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa PSBB di Malang Raya mulai berlaku pada Minggu 17 Mei 2020.

Dia menjelaskan, Kamis (14/5/2020) hingga Sabtu (16/5/2020) akan dijadikan sebagai masa sosialisasi.

Berkerumunnya Warga Berpotensi Tularkan Covid-19, Pasar Pagi Kota Batu Terapkan Physical Distancing

Satu ODGJ di RSJ Menur Surabaya Berstatus PDP Covid-19 Jalani Tes Swab, Rujukan dari Lawang Malang

Sedangkan di hari keempat hingga keenam adalah masa imbauan dan teguran.

Sementara hari ketujuh hingga hari ke-14 merupakan hari teguran dan penindakan.

"Jadi apa yang saya sampaikan ini seperti halnya yang terjadi pada saat PSBB Surabaya," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved