MotoGP

MotoGP Bakal Terapkan Aturan Pembatasan, Tidak Jabat Tangan & Sosial Distancing Saat di Podium Juara

Penyelenggara MotoGP, Dorna Sports berniat menghelat balapan dengan sejumlah aturan pembatasan, salah satunya terkait kuota penonton di tribun.

Penulis: Taufiqur Rohman | Editor: Januar
CRASH.NET
Simulasi gambar podium MotoGP yang menerapkan jarak sosial (social distancing) 

TRIBUNJATIM.COM - Penyelenggara MotoGP, Dorna Sports berniat menghelat balapan dengan sejumlah aturan pembatasan, salah satunya terkait kuota penonton di tribun, jika race MotoGP berlangsung pada bulan Juli. 

MotoGP musim 2020 hingga saat ini belum dimulai karena wabah Virus Corona yang masih menghantui dunia.

Demi mengantisipasi wabah tersebut, Dorna memberlakukan prosedur keselamatan dan protokol kesehatan mengenai aturan social distancing atau jarak sosial pada grid dan podium.

"Kami akan mencoba menjadi tuan rumah dengan format yang sama. Semua proses normal akan berjalan dengan lebih sedikit orang dan memikirkan pembatasan dari otoritas lokal," kata juru bicara Dorna dilansir dari laman BolaSport.com.

Pembatasan itu meliputi menjaga jarak setidaknya dua meter bagi setiap orang.

MotoGP 2020, Balapan Paling Banyak di Spanyol, Negara Asia, Jepang, Qatar & Malaysia Masih Menunggu

Dorna Sports : Jadwal Race MotoGP Bakal Segera Dirilis, Tapi Masih Tunggu Agenda Balap Formula One

Pemberian trofi dan berjabat tangan yang biasa dilakukan oleh para tamu atau penonton VIP tidak bisa diterapkan karena akan bertentangan dengan saran medis saat ini.

"Dorna mendefinisikan protokol medis dengan semua instruksi. Yang saya rasakan adalah tim harus menjadi semacam keluarga. Seperti sekarang, di mana kita semua dikurung di rumah dan Anda hanya memiliki kontak dengan keluarga Anda," ujar manajer tim Suzuki, Davide Brivio.

"Di dalam tim, sulit untuk menjaga jarak sosial. Sulit untuk menjaga mekanik dua meter satu sama lain, atau menjaga pembalap dua meter dari mekaniknya," aku Brivio.

"Saya mungkin bisa berjarak dua meter dari mekanik dan berteriak jika saya harus berbicara dengan mereka. Itu sebabnya kami sangat tertarik untuk mendengar protokol medis dan kami akan membahasnya untuk menyesuaikan pekerjaan kami."

Brivio menduga rutinitas akhir pekan balapan adalah melakukan tes virus corona sebelum tiba di sirkuit. Jika hasilnya negatif, tim baru diizinkan masuk ke sirkuit.

"Begitu kami tiba di sirkuit, tim harus tetap di garasi atau setidaknya dalam garasi truk, seperti satu keluarga demi menghindari kontak sebanyak mungkin dengan orang lain di paddock," ujar Brivio.

FA Pastikan Liga Inggris Musim Ini Berlanjut, Kans Liverpool Juarai Premier League Kian terbuka?

Sementara itu, bagi staf atau pembalap di luar Eropa, MotoGP musim ini akan jadi tantangan tersendiri

Mereka bakal menghadapi rintangan tambahan hanya untuk mencapai sirkuit.

Untuk menghindari siklus karantina yang konstan, mereka mungkin tidak dapat kembali ke rumah hingga akhir musim.

Mereka juga harus datang lebih awal ke Eropa dan melakukan karantina lebih dulu sebelum ke sirkuit.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul "Ini Tampilan Podium MotoGP jika Terapkan 'Social Distancing'"

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved