Pembobol Sekolah dan Balai Desa ini Harus Nikmati Idul Fitri di Sel Tahanan Polres Lamongan

Andi asal Menganti, Kabupaten Gresik Jawa Timur ini bakal menikmati Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah di dalam sel tahanan Polres Lamongan Jawa Timur

surya/Hanif Manshuri
Andik Purnomo (31) RT 03 RW 06 Desa Gadingwatu Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Jawa Timur pembobol kantor yang suka jarah barang - barang elektronik, Kamis (14/5/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Andik Purnomo (31) RT 03 RW 06 Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik Jawa Timur ini bakal menikmati Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah di dalam sel tahanan Polres Lamongan Jawa Timur.

Andik adalah orang kedua warga Gresik yang dalam sepekan ini menghuni sel tahanan Polres Lamongan karena sama - sama terlibat tindak pidana pencurian.

Andik menyusul Mohammad Arif (37) warga Desa Campurejo Kecamatan Panceng Gresik yang terlibat pencurian di Paciran.

"Kalau Andik ini aksinya lebih melebar dan sasarannya juga barang - barang yang nilai uangnya lebih besar, " kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun kepada Surya.co.id, Kamis (14/5/2020).

Tersangka Andik diketahui beraksi di dua TKP dan sepertinya pelaku adalah pencuri spesialis sasaran perkantoran dan lembaga pendidikan.

Tersangka selama 2 bulan, Pebruari - Maret 2020 berhasil membobol Balai Desa Brangsi Kecamatan Laren dan ruang guru sekolah SDN Semampirejo Kecamatan Sambeng Lamongan.

Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia Dipastikan Masih Sesuai Jadwal Awal, PSSI: Tanggal on Schedule

PD Pasar Lamongan Gandeng GTPP Gerilya Lakukan Rapid Tes, Antusiasme Pedagang dan Pengunjung Pasar

Siap-siap, WHO Sebut Virus Corona Penyebab Covid-19 Mungkin Tak Akan Pernah Hilang seperti HIV

Aksi pelaku masuk kategori pencurian dengan pemberatan. Ia masuk di dua TKP tersebut setelah berhasil mencongkel jendela kantor desa, dan mengambil sejumlah barang elektronik diantaranya, 1 unit Laptop Lenovo senilai Rp 4 juta, 1 unit TV LCD Merk Polytron 32 inci senilai Rp 2, 5 juta, 1 unit LCD Proyektor Merk Epson senilai Rp 4 juta, dan 1 unit HP merk Oppo tipe A71 harga Rp 1, 5 juta.

Sedang di SD Semampirejo 2 Sambeng, pelaku berhasil masuk setelah merusak jendela seperti yang dilakukan di Balai Desa Brangsi Laren.

"Yang dicuri di tempat ini (SD Semampirejo, red) lebih gila. Sembilan tablet dan 4 unit Laptop bantuan pusat yang saat itu dipersiapkan untuk kepentingan jaringan UN online (sebelum ada aturan penghapusan UN, red) diembat, " kata Harun.

Empat unit Laptop itu diantaranya, 1 merk Acer 14 inci, 2 unit merk Lenovo 14 inch, dan 1 buah merk HP 14 inci serta 9 unit tablet merk Evercross 9 inci. 1 buah proyektor merk BENQ serta 1 buah Hardisk.

Tersangka diamankan Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan di Pasar Balongpanggang Gresik. Jejak pelaku berhasil diendus polisi, setelah petugas mengembangkan penyelidikan dari hasil oleh TKP di dua tempat tersebut.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor Honda Supra nopol L 2358 TY yang dipakai sebagai sarana kejahatan dan HP merk OPPO type A71.

"Ada BB obeng yang dipakai tersangka mencongkel saat beraksi, " katanya.

Tersangka dijerat pasal 382 KUHP, terkait pencurian dengan pemberatan. Penyidik kini sedang mengembangkan penyelidikan, barangkali ada kemungkinan beraksi di tempat lain. (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved