Virus Corona di Kediri

Tes PCR di RSUD Gambiran Kota Kediri Hanya Butuh Waktu 45 Menit

PCR untuk mendeteksi virus Corona atau Covid-19 sudah dapat dilakukan di RSUD Gambiran Kota Kediri.

ahmad Zaimul Haq/suraya
LAB BIOMOKULER - Petugas kesehatan melakukan aktivitas di ruang ekstraksi laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Surabaya, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR itu untuk melakukan uji laboratorium virus corona atau COVID-19 melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes perhari. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi virus Corona atau Covid-19 sudah dapat dilakukan di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Hanya dalam waktu 45 menit, petugas medis akan mampu menentukan status  pasien dalam perawatan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) terkonfirmasi Covid-19 atau tidak.

Kementerian Kesehatan RI memberi kepercayaan Laboratorium RSUD Gambiran Kota Kediri untuk melakukan pemeriksaan spesimen dengan metode PCR.

Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima M.Kes menjelaskan, selama ini pemeriksaan swab di Jawa Timur hanya dilakukan di tiga laboratorium, yakni Institute of Tropical Disease (ITD) Unair, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya, dan Rumah Sakit Universitas Brawijaya.

“Laboratorium kami dinyatakan telah memenuhi standar Biosafety Level (BSL) II untuk melakukan pemeriksaan spesimen dengan metode PCR. Ini akan mempercepat pemeriksaan swab karena tak perlu lagi mengantre di Surabaya,” ungkap dr Fauzan Adima M.Kes kepada TribunJatim.com, Kamis (14/5/2020).

Laut China Selatan Memanas, Covid-19 Belum Selesai, Prabowo Ditelepon Menhan China, Militer Dibahas

PSBB Kedua, Petugas Check Point Bundaran Waru Temukan Bocah Bersuhu Tinggi

Terakhir Hari Ini, Promo Superindo dari Diskon Anggur Moondrop hingga Harga Spesial Minyak Goreng

Dr Fauzan Adima menjelaskan, tidak semua rumah sakit rujukan mendapat kepercayaan melaksanakan tes PCR Covid-19. Kementerian Kesehatan harus memastikan kelayakan laboratorium dan kesiapan sumber daya manusia rumah sakit sebelum mengirimkan reagent untuk uji DNA Covid-19.

Dengan kemampuan ini, petugas medis akan lebih cepat mengetahui status pasien yang diindikasi terjangkit Covid-19 untuk menentukan langkah pengobatan lebih lanjut.

Sebelumnya, proses pemeriksaan ini membutuhkan waktu 1 – 2 minggu karena panjangnya antrean pemeriksaan di laboratorium Surabaya.

Panjangnya proses pemeriksaan swab ini kerap menjadi persoalan bagi rumah sakit di daerah. Mereka harus menahan pasien di ruang isolasi rumah sakit hingga hasil swab keluar. Bahkan tak jarang hasil tersebut keluar setelah pasien meninggal dunia.

Diungkapkan dr Qoirida Vinahari, Sp.PK yang bertugas di ruang Laboratorium RSUD Gambiran, peralatan PCR yang dimiliki telah beroperasi secara mekanis.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved