Breaking News:

Bisnis Properti Syariah Surabaya Terbongkar, Pelaku Iming-iming Korban dengan Promosi 'Tanpa Riba'

PT Jack Saka Indonesia yang merupakan bisnis penjualan properti syariah fiktif di Surabaya dibongkar Polrestabes Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Polisi saat menunjukkan barang bukti yang disita dari kantor perusahaan property syariah fiktif di Surabaya milik tersangka, Jumat (15/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Iming-iming syariah pada bisnis properti masih menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang.

Hal itu membuat niat jahat M Ramadhani (34) asal Surabaya timbul, dirinya mendirikan perusahaan  yang sejatinya merupakan bisnis penjualan properti syariah fiktif.

Melalui PT Jack Saka Indonesia, Ramadhani menawarkan sepuluh unit rumah dua lantai dengan luas 4 X 10 meter dengan nilai 800 juta rupiah.

Makna Asli Gambar NF, Siswi SMP Pembunuh Bocah, yang Diikat adalah Diri Sendiri, Pacarnya Kelainan

Inikah Foto Pernikahan Didi Kempot dan Yan Vellia? Tak Sengaja Terekspos di IG, Lihat Pakaian Mereka

Perumahan itu kemudian diberi nama Green Ar-Rayah yang terletak di Jemur Gayungan Surabaya.

Dengan label syariah, Ramadhani membranding perumahan fiktifnya itu tanpa riba, tanpa sita, tanpa denda dan tanpa checking bank.

Beragam kemudahan itu membuat masyarakat tertarik hingga ingin membelinya.

Jadi Daerah Pertama di Jatim, Kabupaten Trenggalek Tuntas 100 Persen Penyaluran BLT-DD

Imbauan Polisi pada Warga Lamongan soal Kewaspadaan Peredaran Uang Palsu: Lakukan 3D

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha mengatakan, terbongkarnya kasus properti syariah berawal dari informasi masyarakat.

"Jadi kami mendapat informasi terkait adanya iklan sebuah perumahan syariah yang ada di Surabaya, kemudian kami lakukan penyelidikan untuk mengantisipasi kasus seperti yang sebelumnya pernah diungkap oleh kami terkait property syariah,"kata Giadi, Jumat (15/5/2020).

Lebih lanjut, Giadi mendapati jika Ramadhani tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk melakukan operasional bisnis property.

Syok Selesai Belanja Motor Hilang, Tak Lebih 16 Detik Maling di Swalayan Surabaya Lancarkan Aksi

Setidaknya, ada beberapa izin yang harus dikantongi perusahaan property atau developer untuk bisa mengopersionalkan bisnis propertynya yakni izin prinsip, izin pemanfaatan tanah, izin site plan, izin pell banjir, dan izin mendirikan bangunan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved