Imbauan Polisi pada Warga Lamongan soal Kewaspadaan Peredaran Uang Palsu: Lakukan 3D

Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah, banyak masyarakat yang menukarkan uang dengan pecahan uang baru.

TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Jasa penukaran uang di Lamongan yang mulai tumbuh subur, Jumat (15/5/2020) 

TRIBUNJATIM.COM.COM, LAMONGAN - Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah, banyak masyarakat yang menukarkan uang dengan pecahan uang baru.

Masyarakat tentu harus waspada dengan maraknya jasa penukaran uang baru. Polres Lamongan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai peredaran uang palsu saat bulan Ramadan, menjelang Hari Raya Idul Fitri ini.

UKapolres Lamongan AKBP Harun dikonfirmasi Jumat (15/5/2020) mengatakan, meski hingga saat ini belum ditemukan kasus peredaran uang palsu, namun masyarakat harus tetap waspada, sebab bulan Ramadan kerap dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu.

Pembobol Sekolah dan Balai Desa ini Harus Nikmati Idul Fitri di Sel Tahanan Polres Lamongan

PD Pasar Lamongan Gandeng GTPP Gerilya Lakukan Rapid Tes, Antusiasme Pedagang dan Pengunjung Pasar

"Kewaspadaan itu sangat penting. Apalagi mendekati lebaran kaya gini, orang mau tukar-tukar uang, mecah uang kan banyak," kata Harun.

Sebagai langkah antisipasi peredaran uang palsu, petugas akan melakukan pengecekan di sejumlah tempat yang berpotensi terjadi peredaran uang palsu, seperti tempat penukaran uang, pertokoan dan sebagainya.

"Akan kita cek, kita lidik kalau memang ada," tandasnya.

Harun juga meminta kepada masyarakat untuk tidak segan melapor ke pihak kepolisian jika menemukan uang palsu, sebab peran aktif masyarakat akan sangat membantu.

"Kalau memang menemukan ada uang palsu, silahkan laporkan ke Polres Lamongan maupun Polsek, " pintanya.

Harun memastikan akan menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan, sebagai upaya agar jangan sampai ada yang tertipu.

Selain akan mempersempit gerak para pelaku yang memanfaatkn momen menjelang Idul Fitri ini.

Makanya, kata Harun, masyarakat harus bisa menerapkan kewaspdaan, dengan 3 D, dilihat, diraba, dan diterawang

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved