Virus Corona di Jawa Timur

Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Naik, Dishub Jatim: Tak Ada Kaitan dengan Antrean di Soetta

Nyono memaparkan, per Kamis (14/5/2020), sebanyak 14 pesawat mendarat di Bandara Juanda Surabaya dengan membawa 449 penumpang.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Ilustrasi - Para penumpang dari berbagai maskapai yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Juanda sedang diukur suhu tubuhnya dengan thermo gun dan diperiksa kelengkapan dokumennya, Jumat (8/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jawa Timur, Nyono, menyebut, ada kenaikan jumlah penumpang pesawat, baik yang datang maupun yang berangkat dari Bandara Juanda Surabaya.

Nyono memaparkan, per Kamis (14/5/2020), sebanyak 14 pesawat mendarat di Bandara Juanda Surabaya dengan membawa 449 penumpang.

Sedangkan pada Rabu (13/5/2020), ada 416 penumpang yang tiba di Bandara Juanda Surabaya.

DPRD Jawa Timur Siap Terima Aduan Warga Soal Penyaluran Bantuan yang Salah Sasaran

Dirut RSUD dr Soetomo: Mayoritas OTG Covid-19 di Jatim Berusia 30-39 Tahun, Positif Didominasi Pria

Khusus untuk keberangkatan, Kamis (14/5/2020), ada 20 pesawat yang take off dari Bandara Juanda Surabaya dengan membawa 496 penumpang.

“Penumpang yang datang adalah 449 orang. Penumpang yang berangkat adalah 496 orang,” kata Nyono, Kamis (14/5/2020).

Walaupun ada peningkatan aktivitas di Bandara Juanda Surabaya, Nyono mengatakan hal tersebut tidak ada kaitannya dengan antrean yang mengular di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Nyono menjelaskan, antrean di Bandara Internasional Soekarno-Hatta disebabkan adanya pengecekan penumpang sebelum check-in sebagai tindak lanjut persyaratan terbang sesuai Surat Edaran Menhub No 4 tahun 2020.

54 Travel Gelap Isi Pemudik Kena Razia Ketupat di Jatim, Mobil Disita, Penumpang Balik Tempat Asal

Layanan Penerbangan di Bandara Juanda Kembali Buka, Penumpang Wajib Penuhi 5 Kriteria Ini

“Antrean yang ada di Soekarno-Hatta adalah akibat pengecekan kembali, setelah maskapai dicek persyaratannya sebelum mendapatkan tiket," kata Nyono.

"Kemudian, di bandara dicek oleh Pos Covid-19 bandara. Sehingga terjadi antrean penumpang untuk menunggu cek persyaratan oleh tim Covid-19 yang ada di bandara, kalau dulu membutuhkan waktu 1 jam harus hadir di bandara. Sekarang 3 jam,” lanjutnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved