Virus Corona di Lamongan

Klaster Nelayan di Lamongan Dapat Bantuan 10 Ribu Liter Disinfektan Hayati Ramah Lingkungan

Nelayan, sebagai salah satu dari dua klaster penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang terus berkembang di Lamongan Jawa Timur.

surya/Hanif Manshuri
Kepala Dinas Perikanan, Heru Widi memberi bantuan sebanyak 10 ribu liter disinfektan hayati untuk nelayan di Pantura, Sabtu (15/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Nelayan, sebagai salah satu dari dua klaster penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang terus berkembang di Lamongan, Jawa Timur.

Untuk menekan jumlah penyebaran virus Corona atau Covid-19 pada klaster ini, Dinas Perikanan Lamongan intens melakukan upaya dengan sasaran langsung nelayan dan lingkungannya, di wilayah Paciran, Blimbing dan Brondong.

Dinas Perikanan memberi bantuan sebanyak 10 ribu liter disinfektan hayati ramah lingkungan.

Bantuan itu diserahkan dan dikawal oleh Kepala Dinas Perikanan Lamongan, Heru Widi kepada kades di 4 kecamatan diantaranya, Kecamatan Laren, Brondong, Paciran dan Solokuro.

Penyerahan bantuan disinfektan hayati ramah lingkungan dipusatkan di Lapangan Desa Tunggul Paciran Lamongan yang dihadiri semua kepala desa, termasuk Forkopimca Paciran

"Kita melihat kenyataan adanya penambahan jumlah penderita pada klaster ini. Dan terus berkembang, " kata Heru Widi, Sabtu (16/5/2020).

Pihaknya mempunyi kewajiban untuk menjaga kesehatan dan jangan sampai penularan virus Corona atau Covid-19 di klaster ini bertambah. Ia berkewajiban untuk mengajak para nelayan, termasuk lingkungan kelurgnya untuk selalu berperilaku hidup bersih, dengan rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan selalu patuhi anjuran pemerintah.

Beri Tali Asih 947 pegawai DPD RI, LaNyalla Apresiasi Kinerja Kesekjenan

Kerap Nyabu, Pria Asal Kedung Baruk Surabaya ini Digerebek Polisi

Antusias Terima BST, Warga Mojokerto Abaikan Social Distancing, Gini Ramainya di Kantor Kecamatan

"Seminggu ini realitnya penyebaran virus Corona mengalami lonjakan yang sangat serius, baik ODR, OTG , OPD, PDP, dan terkonfirmasi positif Covid-19, " kata Heru Widi.

Ia mengingatkan seluruh kepala desa khususnya di wilayah Pantura untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap terus meluasnya penyebaran pandemi virus Corona atau Covid-19 di kawasan pesisir Lamongan.

"Meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19 ini telah melumpuhkan seluruh sendi kehidupan masyarakat tidak terkecuali sektor ekonomi nelayan, " ungkapnya.

Kepala desa agar senantiasa memberikan dorongan pada warga desa untuk bangkit, disadarkan untuk bersama - sama melakukan upaya memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Jangan sebaliknya, menyepelehkannya seolah olah tidak ada apa - apa. Sikap apatis masyarakat ini cukup membahayakan ketahanan kesehatan masyarakat ditengah kehidupan yang serba sulit.

"Melawan Corona tidak semata mata urusan pemerintah, tapi tanggung jawab semua lapisan masyarakat, " katanya.

Gerakan para ibu - ibu majlis taklim dilingkungan nelayan, dan para pelaku usaha nelayan bersatu menghadapi ancaman virus Corona atau Covid-19 dimasa - masa yang akan datang.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved