Breaking News:

PSBB Surabaya

Uang Saku Mahasiswa Rantau di Surabaya Menipis, Politisi Nasdem Minta Pemerintah Hadir

Politisi Nasdem Vinsensius Awey menilai, warga perantau, baik pekerja maupun mahasiswa, termasuk kelompok rentan akibat pandemi Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Politisi Nasdem, Vinsensius Awey, menyalurkan bantuan kepada mahasiswa rantau asal Kepulauan Riau, Nias, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya yang terdampak Covid-19, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mahasiswa dan pekerja rantau di Surabaya ikut terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Mereka tidak bisa pulang ke daerah asal dan kiriman uang saku juga terhambat, karena ekonomi keluarga di daerah asal juga ikut terdampak dengan adanya Covid-19.

Politisi Nasdem, Vinsensius Awey, menilai, warga perantau termasuk kelompok rentan akibat pandemi Covid-19, karena banyak yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan dari pekerjaan.

Nasdem Jatim Salurkan 1000 Baju Hazmat ke Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah: Desainnya Unik

Viral di Medsos, Dampak Covid-19 Buat Pedagang Malang Bagi-bagi Sayur Gratis ke Pengendara Jalan

Sedangkan mahasiswa perantauan terancam kehilangan tempat tinggal karena uang kos menunggak, serta kelaparan, sebab terhambatnya kiriman uang bulanan.

"Pemerintah harus hadir ke tengah-tengah mereka. Entah melalui bantuan langsung tunai atau berupa sembako. Ini dilakukan sebagai salah satu bentuk apresiasi pemerintah atas kesediaan mereka tidak mudik untuk memotong rantai penyebaran Covid-19,” ujar mantan anggota DPRD Kota Surabaya ini, Jumat (15/5/2020).

Untuk itulah, mantan pengurus pusat PMKRI 98-99 tersebut juga mengajak kepada siapa saja yang merasa berkecukupan untuk mau membantu satu sama lain.

Vinsensius Awey sendiri telah menyalurkan bantuan kepada mahasiswa asal Kepulauan Riau, Nias, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menempuh pendidikan di Kota Surabaya.

Sambut 10 Hari Terakhir Ramadhan, Masjid Al-akbar Surabaya Kembali Gelar Salat Jumat dan Tarawih

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Jumat 15 Mei, Melonjak, Kasus Positif Covid-19 Tambah 14 Orang

Ia menyerahkan bantuan 300 paket sembako kepada mahasiswa dan warga perantauan yang kena PHK karena terdampak Covid-19.

Penyerahan bantuan sembako ini bertempat di depan Sekretariat Margasiswa Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Jalan Taman Simpang, Surabaya.

“Sedikit bantuan ini mudah-mudahan bisa membuat pasokan logistik mereka di asrama dan kos-kosan tetap aman, sehingga bisa tetap menyambung hidup,” ujarnya

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Manggarai, NTT, Andi Andur, mengaku merasa terbantu dengan bansos tersebut.

Gelar Rapid Test di 4 Pasar Surabaya, Petugas Temukan Pedagang Reaktif Covid-19 di Tiap Pasar

Cara Daftar Radar Bansos Jatim, Perantau-Bukan Penerima PKH Bisa Dapat Bantuan, Cek Linknya di Sini!

Andi mengatakan, selama ini pihaknya sudah meminta informasi bantuan sosial kepada RT namun memang tidak ada jatah bantuan untuk perantau sehingga harus mengajukan terlebih dahulu.

"Kita minta pemerintah setidaknya memberikan bantuan. Baik itu dari Pemkot Surabaya, maupun Pemprov Jatim. Jadi bukan hanya untuk warga lokal tapi juga mahasiswa rantau bisa mendapatkan bantuan," lanjutnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved