PSBB Malang Raya

Hotel & Wisata di Batu Dibuka Juni Jika PSBB Malang Raya Berhasil, Wali Kota Dewanti: Kalau Disiplin

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan hotel dan wisata di Batu bakal dibuka Juni jika penerapan PSBB Malang berhasil.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Pemkot Batu menyisir toko yang masih buka saat hari pertama PSBB di Kota Batu yang berbatasan dengan Kabupaten Malang, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Masyarakat Malang Raya, khususnya Kota Batu, harus betul-betul menerapkan disiplin selama program PSBB Malang Raya berlangsung mulai 17 hingga 30 Mei 2020.

Jika tidak, maka potensi penyebaran virus Corona tidak bisa ditekan.

Namun sebaliknya, ketika angka penyebaran Covid-19 bisa ditahan, atau bahkan berkurang, maka kemungkinan besar aktivitas normal bisa diberlakukan pada Juni mendatang.

Mall Tutup Serentak sampai Akhir Mei Selama PSBB Malang Raya, Jualan Disiasati Pakai Drive Thru

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat ditemui ketika meninjau sejumah titik posko pantau pada Minggu (17/5/2020).

Dikatakan Dewanti, jika PSBB Malang Raya berhasil, maka hotel dan tempat wisata di Kota Batu akan perlahan dibuka pada Juni mendatang.

“Saya berharap PSBB ini berjalan optimal dan sukses sehingga bisa menurunkan atau meniadakan angka penyebaran Covid-19. Kalau itu berhasil, Juni mulai membuka hotel dan tempat wisata walaupun dengan standar protokol kesehatan. Satu lagi, saya berharap PSBB ini hanya satu kali saja agar ekonomi bisa berjalan lancar. Kalau dua minggu ini disiplin, kita bisa mendapatkan itu,” tegas Dewanti, Minggu (17/5/2020).

Foto 7 Jenazah Diktator Dunia yang Dibalsem Agar Awet, Termasuk Mayat Ayah & Kakek Kim Jong-Un

Nagita Ngeluh Sikap Nakal Rafathar, Raffi Didesak Larang Anak Pegang Dada Gigi, Citra Kirana Geli

Saat meninjau pos-pos pantau di Kota Batu, Dewanti menyimpulkan jumlah kendaraan yang lalu lalang di hari pertama PSBB Malang Raya berkurang drastis dibanding hari yang sama pada pekan lalu, maupun pada akhir pekan yang normal.

“Tapi walaupun begitu, saya banyak melihat plat nomor luar Malang Raya, tapi semoga memang mereka ada keperluan yang mendesak karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan, atau plat nomornya saja luar kota tapi itu penduduk Malang Raya,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Pantauan TribunJatim.com di sejumlah titik pantau di Kota Batu, pemeriksaan ketat terhadap setiap pengendara dilakukan oleh petugas.

Hari Pertama PSBB Malang Raya, Terminal Arjosari Ditutup, Akses Jalan Dipalangi Bambu

Di Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo yang menjadi pintu perbatasan antara Kota Batu dan Kabupaten Malang, petugas memeriksa identitas pengendara, terutama roda empat.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved