Breaking News:

Berita Video

NEWS VIDEO Anggota DPRD Gresik Dilaporkan ke Badan Kehormatan, Dinilai Ikut Campur Kasus Pencabulan

Kuasa hukum korban pencabulan di Gresik akan melaporkan anggota DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Ariyanto ke badan kehormatan (BK) DPRD Gresik

TribunJatim.com/Willy Abraham
Babak baru kasus siswi SMP dicabuli di kandang ayam hingga hamil, kini keluarga korban diberi iming-iming uang Rp 1 miliar agar laporan dicabut. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Meski tersangka pencabulan MD (16) telah ditahan, kasus siswi SMP dicabuli di kandang ayam oleh tetangganya hingga hamil itu kini memasuki babak baru.

Kuasa hukum MD akan melaporkan anggota DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Ariyanto ke badan kehormatan (BK) DPRD Gresik.

Sebab, Nur Hudi dianggap ikut campur karena sempat mendatangi korban dan keluarganya agar mau menyelesaikan kasus ini secara damai kekeluargaan.

Pria yang Cabuli Siswi SMP di Gresik Kini Ditahan, Bantah Aksi Bejatnya Itu Paksaan: Saya Kasih Uang

Meskipun laporan sudah masuk ke Polisi beberapa waktu lalu.

Kuasa Hukum MD, Abdullah Syafii, mengaku memiliki bukti kuat kedatangan Nur Hudi saat mempengaruhi korban. Nah bukti itu akan dilampirkan dan diserahkan ke BK DPRD Gresik.

"Besok yang kita lampirkan adalah rekaman pembicaraan Nur Hudi dengan keluarga korban dan bukti chatting si Nur Hudi berusaha menemui paman korban untuk menyelesaikan masalah ini dengan kekeluargaan," ucap Syafii kepada TribunJatim.com, Minggu (17/5/2020).

Foto 7 Jenazah Diktator Dunia yang Dibalsem Agar Awet, Termasuk Mayat Ayah & Kakek Kim Jong-Un

Di dalam bukti rekaman maupun screenshoot chat di WhatsApp, terdapat bukti Nur Hudi berusaha menawarkan iming-iming uang senilai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar agar masalah yang menimpa siswi SMP itu diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sekitar dua screenshoot WA dan rekaman 30 menit, dari awal Nur Hudi datang dan pulang direkam oleh korban," terangnya.

Syafii mengatakan agar BK menghukum Nur Hudi dengan sanksi yang berat. Karena apa yang dilakukan politisi NasDem itu dinilai terbukti melakukan indikasi suap.

VIRAL Curhat Mahasiswi Hamil Duluan, 9 Bulan Tak Ada yang Tahu, Pacar Masih SMA, Nasib Kini Terkuak

"Sanksi berat pemberhentian. Intinya dia tidak memberikan endidikan yang baik di masyarakat," pungkas Syafii.

Halaman
123
Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved