Idulfitri 2020

PW Muhammadiyah Jatim Minta Masyarakat Salat Ied di Rumah, Menghindari Bahaya Lebih Diutamakan

PW Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) meminta seluruh umat islam untuk tetap salat Idul Fitri di rumah.

TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Suasana salat Idul Fitri 1439 H di sepanjang Jalan Pahlawan, Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PW Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) meminta seluruh umat islam untuk tetap salat Idul Fitri di rumah dalam situasi pandemi virus Corona atau Covid-19 yang juga belum mereda.

"Ini bukan imbauan, ini adalah garis pimpinan pusat, maklumat, atau juga fatwa untuk salat id di rumah saja tidak di lapangan. Jadi tetap di rumah," kata Saad, Minggu (17/5/2020).

Menurut Saad, di Jawa Timur perkembangan penularan Covid-19 masih sangat tinggi dan meningkat secara drastis, sehingga salat Idul Fitri seharusnya dilakukan di rumah saja untuk menghindari kerumunan jamaah.

Tulungagung Terapkan Jam Malam, Warga Melanggar Dihukum Jadi Penggali Kubur hingga Kerja di Dapur

"Karena ini masalah (bencana) nasional kita sepenuhnya berada dalam koordinasi PP (Muhammadiyah)," lanjutnya.

Senada dengan Saad, Wakil Ketua PWM Jatim, Nadjib Hamid mengatakan, Muhammadiyah komitmen untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah dan hal tersebut telah diintruksikan hingga ke PD Muhammadiyah se Jatim.

"Kami komitmen karena sesuai dengan hasil kajian dan informasi sertda data dari pemerintah yang dimana-mana (angka penularan Covid-19) terus meningkat maka PP Muhammadiyah sudah menetapkan salat Idul Fitri tahun ini dilaksanakan di rumah," kata Nadjib.

Nagita Ngeluh Sikap Nakal Rafathar, Raffi Didesak Larang Anak Pegang Dada Gigi, Citra Kirana Geli

Terkuak Tanggal Pernikahan Yan Vellia & Didi Kempot, Foto Anniversary Nyaris Tak Terekspos: Restumu

Komitmen ini bertujuan agar tidak menimbulkan bahaya kepada jemaah baik diri sendiri maupun jemaah lain.

"Jika Idul Fitri itu menimbulkan Kerumunan dan bahaya lebih besar berarti mudharat nya juga lebih besar," ujar Nadjib

"Maka semua warga kami yang ada di bawah dilarang untuk melakukan salat id di lapangan dan masjid lakukanlah di rumah masing-masing dengan cara yang sama," tegasnya.

Menurut Nadjib menghindari bahaya lebih diutamakan di situasi pandemi seperti ini. Selain itu juga melihat hukum salat Idul Fitri yang sunnah muakad.

Gejala Tak Biasa Pasien Positif Corona di Indonesia Buat Peneliti Dunia Heran, Beda dari Negara Lain

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved