Virus Corona di Kota Batu

Wanita dari Kota Batu Ini Meninggal 2 Hari Setelah Sembuh Covid-19, Fakta Diungkap Gugus Tugas

Satu orang warga Kota Batu dilaporkan meninggal dunia dua hari setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

freepik.com
ILUSTRASI - Dokter yang melakukan tes swab pada pasien positif Corona (Covid-19). 

TRIBUNBATU.COM, BATU - Satu orang warga Kota Batu dilaporkan meninggal dunia dua hari setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Warga yang meninggal tersebut dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada 15 Mei 2020. Pada 17 Mei 2020, dilaporkan meninggal dunia setelah pulang dari rumah sakit.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu, M Chori mengatakan, ada penyakit penyerta yang diidap oleh korban.

Hotel & Wisata di Batu Dibuka Juni Jika PSBB Malang Raya Berhasil, Wali Kota Dewanti: Kalau Disiplin

Polisi Periksa Ketat Kendaraan Masuk Kota Batu di Hari Pertama PSBB, Banyak yang Disuruh Putar Balik

Warga yang meninggal ini sebelumnya tercata sebagai pasien positif Covid-19 ketiga di Kota Batu. Sebelum meninggal, pasien telah menjalani dua kali swab  dan hasilnya negatif.

Warga yang meninggal ini berjenis kelamin perempuan berusia 75 tahun. Berdasarkan hasil swab pertama, hasilnya negatif, kemudian dilakukan swab kedua hasilnya juga negatif.

“Almarhumah ada penyakit penyerta sakit jantung. Almarhumah keluar RS Karsa Husada tanggal 15 Mei. Sesuai protokol kesehatan apabila 2 kali swab terakhir hasilnya negatif maka dinyatakan sembuh Covid-19,” ujar Chori, Minggu (17/5/2020).

Pemerintah Kota Batu mencatat, warga yang meniggal tersebut sebagai pasien yang sembuh dari Covid-19. Denga begitu, Kota Batu mencatat dua orang pasien sembuh dari Covid-19 dan satu orang meninggal dunia. Sementara empat lainnya sedang dalam perawatan.

Per 17 Mei 2020 pukul 18.45, Kota Batu mencata total akumulasi ada 2154 orang dalam risiko (ODR) yang dalam pemantauan sebanyak 355 orang dan selesai pemantauan sebanyak 1799 orang.

Orang tanpa gejala (OTG) di Kota Batu secara akumulatif berjumlah sebanyak 227 orang yang terdiri atas 48 orang dalam pemantauan dan 179 orang selesai pemantauan. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak 267 yang terdiri atas 68 orang dalam pemantauan dan 199 orang selesai pemantauan.

Sementara oasien dalam pengawasan (PDP) ada sebanyak 59 orang yang terdiri atas 24 orang dalam pengawasan dan 30 orang selesai pengawasan. Sementara 5 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved