MotoGP

Bos Petronas Yamaha SRT Sebut Tak Akan Istimewakan Valentino Rossi, Meski Berstatus Legenda MotoGP

Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, menghendaki Valentino Rossi tidak berbuat semaunya dalam tim, jika resmi merapat ke tim satelit asal Malaysia.

twitter.com/MotoGP
Duo Movistar Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales sukses tampil menjadi yang tercepat pada sesi FP1 MotoGP Thailand 2018. 

TRIBUNJATIM.COM - Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, menghendaki Valentino Rossi untuk tidak berbuat semaunya dalam tim, jika resmi merapat ke tim satelit asal Malaysia itu.

Tahapan Valentino Rossi untuk bergabung ke Petronas SRT sudah memasuki babak awal.

Kontrak The Doctor bersama tim pabrikan Yamaha sudah pasti tidak diperpanjang.

Meski tak mempunyai jaminan di tim utama, pembalap berjuluk The Doctor itu diberi jaminan satu slot kosong di tim satelit Yamaha.

Jumlah Race MotoGP 2020 Berpeluang Bertambah, Sirkuit Le Mans Prancis Minta Ikut Gelar Balapan

Selain itu, Rossi juga diberi jaminan fasilitas seperti tim pabrikan tatkala bergabung dengan Petronas Yamaha SRT.

Kini Petronas Yamaha SRT dan Rossi sedang berada dalam proses negosiasi untuk transfer pembalap.

Rossi dikabarkan tertarik untuk memperpanjang masa baktinya menjadi pembalap MotoGP.

Pihak Petronas pun menanggapi baik keinginan Rossi jika berhendak bersama dengan timnya.

Razlan Razali mengakui kini pihaknya dengan Yamaha sudah melakukan komunikasi untuk berdiskusi tentang Rossi.

"Kami melakukan sejumlah diskusi dengan Yamaha untuk membahas aspek teknis untuk kedatangan Valentino Rossi," tutur Razali seperti dikutip dari Crash.

Barcelona Tertarik Datangkan Miralem Pjanic dari Juventus, Begini Saran Rivaldo untuk El Barca

Halaman
12
Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Januar AS
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved