Virus Corona di Gresik

BREAKING NEWS: 1 TKI Asal Gresik Meninggal di Pesawat, Sang Anak Ungkap Sakitnya, Nasib 27 TKI Lain?

Pulang dari Malaysia, TKI asal Kabupaten Gresik meninggal di pesawat. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Saifudin Ghozali 27 TKI diisolasi.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Korban Mohammad Syafii bin Abdul asal Desa Ketanen, Kecamatan Panceng. Pria berusia 51 tahun meninggal di atas pesawat MAS. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Gresik ditemukan meninggal dunia saat pulang dari Malaysia.

berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban meninggal di pesawat saat hendak pulang menuju Gresik .

Diketahui, korban bernama Mohammad Syafii bin Abdul asal Desa Ketanen, Kecamatan Panceng.

Terungkap Perawat Ari Tiba di RS dalam Kondisi Kritis, Hasil Swab Positif Covid-19, Pakai Inkubasi

3 Bulan Lucinta Luna di Penjara, Ini Potret Wajah Terbaru Pacar Abash, Sesi Video Call dengan Jaksa

Pria berusia 51 tahun itu meninggal dunia diatas pesawat Malaysia Air System (MAS).

Pria itu sebagai penumpang pesawat MAS nomor penerbangan MH871 di kursi 2C.

Jenazah korban langsung dibawah ke RS Bhayangkara Polda Jatim dengan menggunakan ambulance KKP Kelas 1 Surabaya.

Sinopsis Film Criminal Activities, Tentang Permasalahan Investasi, Tayang di Bioskop Trans TV

Pemkot Surabaya Pastikan Tidak Ada Warga Ketinggalan Bansos Covid-19, Belum Terima? Ajukan ke RW

Syafaul Huda, putra korban mengungkapkan, sang ayah sebelumnya mengaku sudah sakit lambung. Sakit itu dirasakan saat berada di Malaysia.

"Sebelumnya tiga hari yang lalu ayah saya sudah cerita kalau sakit lambung," ujarnya pria berusia 26 tahun itu, Selasa (19/05/2020).

Di dalam pesawat MAS ada 27 TKI lainnya asal berbagai daerah di Gresik.

Unggah Foto Petugas Pakai APD Antar Peti Kecil, Hati Najwa Shihab Amblas, Surga Menantimu Dek Bayi

Nah, 27 TKI itu dilakukan pengecekan di Puskesmas Kebomas sebelum kembali ke rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Saifudin Ghozali menuturkan, 27 TKI yang diperiksa hasilnya belum keluar sehingga usai dipulangkan ke rumah masing-masing mereka harus diisolasi selama dua pekan.

"Nanti tim kesehatan dari puskesmas yang akan memeriksa kesehatan para TKI, saat isolasi dan sampai hasil tesnya yang keluar dinyatakan negatif," tandasnya. 

Penulis: Willy Abraham

Editor: Heftys Suud

Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved