Idulfitri 2020

Maklumi Masjid Al Akbar Surabaya Batal Gelar Salat Idul Fitri, MUI Jatim: Yang Lain Jangan Dilarang

MUI Jatim tanggapi pencabutan surat kelonggaran pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur memaklumi langkah Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono mencabut surat kelonggaran pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Adanya pencabutan surat tersebut berarti Masjid Al Akbar batal menggelar salat Idul Fitri berjamaah tahun ini.

Menurut MUI Jatim pencabutan tersebut wajar mengingat Masjid Nasional Al Akbar Surabaya berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Terungkap Perawat Ari Tiba di RS dalam Kondisi Kritis, Hasil Swab Positif Covid-19, Pakai Inkubasi

3 Bulan Lucinta Luna di Penjara, Ini Potret Wajah Terbaru Pacar Abash, Sesi Video Call dengan Jaksa

"Tentu wajar pula ketika secara langsung Pemprov menilai pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Al Akbar baik diadakan atau tidak, ada pertimbangan-pertimbangannya," kata Sekretaris MUI Jatim, Ainul Yaqin, Selasa (19/5/2020).

Ainul juga memaklumi jika pencabutan tersebut didasari rasa kekhawatiran Masjid Nasional Al Akbar yang tidak mampu menangani membeludaknya jemaah.

Sehingga dampaknya physical distancing dan protokol pencegahan penyebaran virus Corona ( Covid-19 ) tidak terlaksana.

Jadwal Acara TV Rabu (20/5/2020) di Trans TV RCTI SCTV NET TV hingga MNC TV, Ada London Has Fallen

Jasa Penukaran Uang di Tuban Jelang Lebaran Kena Imbas Pandemi Covid-19, Anjlok 30-40 Persen

Namun Ainul meminta agar pencabutan kelonggaran pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Al Akbar tidak dikaitkan dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid yang lain.

Karena di masjid-masjid yang lain tidak pernah dilarang ataupun juga diperintah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri.

"Majelis ulama tetap seperti tausiyah yang kami sampaikan yang intinya untuk memperingati Idul Fitri yang hanya setahun sekali ini kita bisa melaksanakan dengan perilaku disiplin," kata Ainul.

"Kita memadukan, tetap menjaga syiar dalam agama di sisi lain juga kita mematuhi menghindari bahaya. Karena menghindari bahaya juga bagian dari ajaran agama," lanjutnya.

Ainul melanjutkan, kunci dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri di tengah Pandemi Covid-19 adalah kesiapan baik penyelenggara maupun jemaahnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Heftys Suud

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved