PSBB Malang Raya

Perketat PSBB Malang Raya, Satpol PP Bakal Segel Toko Bukan Penyedia Bahan Pangan yang 'Bandel Buka'

PSBB Malang Raya, Satpol PP Batu akan menyegel toko selain penyedia bahan pangan dan kebutuhan pokok yang masih bandel.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Para pengunjung di Batu Paradise Factory Outlet memilih pakaian untuk Lebaran yang bertepatan dengan program PSBB, Selasa (19/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Satpol PP Batu akan menyegel toko yang masih buka di hari keempat pelaksanaan PSBB Malang Raya.

Pasalnya PSBB Malang Raya sudah mulai berlangsung sejak 20 Mei 2020.

Sebelumnya, selama tiga hari sejak 17 hingga 19 Mei 2020, petugas telah memberlakukan sosialisasi.

Terungkap Perawat Ari Tiba di RS dalam Kondisi Kritis, Hasil Swab Positif Covid-19, Pakai Inkubasi

3 Bulan Lucinta Luna di Penjara, Ini Potret Wajah Terbaru Pacar Abash, Sesi Video Call dengan Jaksa

Selama tiga hari tersebut, ada 80 toko yang mendapatkan peringatan dari Satpol PP.

Hal tersebut disampaikan Plt Kasatpol PP Batu M Nur Adhim saat dikonfirmasi Selasa (19/5/2020).

"Sudah ada 80 pelanggar usaha yang diberi peringatan tertulis," ujar Adhim, Selasa (19/5/2020).

Prihatin dengan Dampak Covid-19, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Bagikan 300 Ton Beras, Sarung & Uang

Raffi Ahmad Ungkap Keganjilan saat Geledah Rumah Mewah Muzdalifah, Lihat Hantu & Temukan Benda Aneh

Perdasarkan Perwali Batu No 48 Tahun 2020 tentang PSBB, di Pasal 10 dijelaskan toko-toko boleh buka hanya yang berhubungan dengan bahan dan barang pangan atau kebutuhan pokok serta barang penting yang mencakup makanan serta kebutuhan ternak.

Adhim mengatakan, kegiatan patroli cipta kondisi ketertiban selama tiga hari pelaksanaan PSBB Malang Raya memberikan sanksi teguran tertulis kepada pelanggar.

Operasi dilaksanakan mulai pukul 09.30 sampai selesai.

Potret Vera Wang, Perancang Busana yang Mendunia karena Usia 70 Bak 30, Kulit Bebas dari Keriput

"Kemudian dimulai lagi pada malam hari mulai pukul 20.30 sampai selesai. Target sasaran pembubaran kerumunan dan pemberian sanksi teguran tertulis," terang Adhim.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved