PSBB Malang Raya

Wacana Pemberian Tanda Bagi Rumah Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Batal Terwujud

Bupati Sanusi berubah pikiran terkait penentuan pemberian tanda bagi rumah pasien virus Corona di Kabupaten Malang.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang Sanusi, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, berubah pikiran terkait penentuan pemberian tanda bagi rumah pasien virus Corona atau Covid-19 di wilayahnya.

Secara resmi, politisi PDIP itu membatalkan wacana tersebut.

"Tidak jadi adanya penandaan. Kami lebih memilih ada penjagaan keamanan maupun pemberian fasilitas kesehatan di rumah pasien positif," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi, Senin (18/5/2020).

Tak Lolos PPDB SMPN Kota Malang Jalur Afirmasi-Prestasi? Bisa Coba Zonasi, Daftar Mulai 2-4 Juni

Di Tengah Penerapan PSBB Malang Raya, Pemkab Malang Tak Larang Warga Gelar Salat Idulfitri

Sanusi menambahkan, penjagaan intensif di lokasi rumah pasien Covid-19 lebih efektif mengawasi mobilitas pasien agar tidak keluar rumah.

"Penandaan tidak jadi. Dikasih tanda ya percuma. Karena kami menilai pejagaan akan efektif, jadi pasien kemana bisa diawasi. Intinya pasien yang jalani isolasi mandiri jangan sampai keluar rumah,"  beber Sanusi.

Sebagai informasi, wacana rumah tempat tinggal​ pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang diberi tanda sempat mencuat, Kamis (14/5/2020).

Tujuannya agar masyarakat sekitar waspada terhadap penularan virus Corona di lingkungannya.

Hotel & Wisata di Batu Dibuka Juni Jika PSBB Malang Raya Berhasil, Wali Kota Dewanti: Kalau Disiplin

5 Poin Penting Warga Perlu Tahu Selama PSBB Malang Raya, Penyaluran Bansos hingga Sanksi Pelanggar

Dulu Sanusi berpendapat, cara tersebut dinilai efektif meningkatkan kesadaran masyarakat agar mewaspadai penularan Covid-19.

"Akan diberikan tanda di rumah orang yang terkonfirmasi Covid-19. Ini diberlakukan agar masyarakat menjauhi tempat tinggal pasien yang terjangkit itu. Dan orangnya (positif Covid-19) kita bawa ke rusunawa," ungkap Sanusi seusai kunjungi Rusunawa ASN beberapa waktu lalu.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved