Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Gubernur Jatim Nilai Baik Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Ini kata Mas Novi

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi langkah penanganan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk yang dinilai sudah baik.

achmad amru/ surya
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat mengikuti rapat secara virtual dengan Gubernur Jawa Timur. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi langkah penanganan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk yang dinilai sudah baik.

Hal itu bisa diketahui dari kecepatan tim Gugus Tugas Percepatan Penangana Covid-19 dalam melakukan penanganan terhadap warga yang memiliki potensi tinggi Covid-19 hingga warga terkonfirmasi positip Covid-19.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan kegiatan pemantuan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan bantuan Sembako secara virtual.

Sementara Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat dalam laporanya mengatakan, dalam penanganan Covid-19 langkah-langkah cepat Pemkab Nganjuk dengan menyediakan rumah singgah untuk warga yang berpotensi tinggi Covid-19 di setiap pedesaan di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Hal itu dilakukan untuk melakukan karantina bagi warga atau perantau yang pulang kampung di setiap Desa baik itu ODR ataupun OTG, dan itu sebagai upaya kami mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk," kata Novi Rahman Hidhayat, kemarin.

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, untuk warga yang masuk dalam status terkonfirmasi Covid-19 maka tim Gugus Tugas Covid-19 akan langsung melakukan karantina dan perawatan di tiga Rumah Sakit rujukan, yakni RSUD Nganjuk, RSUD Kertosono, dan RS Bhayangkara Nganjuk.

Warga tersebut akan difasilitasi dengan mobil penjemputan berstandar penanganan Covid-19 di rumah masing-masing.

"Jadi tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nganjuk siap bergerak dalam penanganan warga berisiko tinggi terkena virus corona, termasuk dalam melakukan tracing," ucap Mas Novi, panggilan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat.

Oleh karena itu, ungkap Mas Novi, tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nganjuk berterima kasih atas apresiasi dari Gubernur Jawa Timur atas penanganan Covid-19. Dan dengan direalisasinya bantuan BLT dan sembako diharapkan akan meringankan beban warga terdampak virus corona di Kabupaten Nganjuk.

Antisipasi Sebaran Corona, Takbir Keliling Sambut Idul Fitri di Situbondo Dilarang: Takbir di Rumah

330 Napi Lapas Lamongan Peroleh Remisi, 2 Orang Remisi Bebas Tak Bisa Hirup Udara Segar

Valentino Rossi Bakal Ikut Latihan di Sirkuit Misano, Tapi Harus Diam-diam, Rahasia!

"Semoga BLT dan bantuan sembako dari Pemprov Jatim memberi manfaat besar meringankan perekonomian warga Nganjuk yang menurun dampak Covid-19," tandas Mas Novi.

Sedangkan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto menambahkan, hingga hari ini warga Kabupaten Nganjuk terkonfirkasi positip corona sebanyak 20 orang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 7 orang dinyatakan sembuh setelah melalui tes Swab dua kali dengan hasil negatif.

"Untuk warga berstatus orang dalam risiko (ODR) di Nganjuk mencapai 33.426 orang, warga berstatus orang dalam pemantauan (OD) sebanyak 85 orang, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 68 orang, dan warga berstatus orang tanpa gejala (OTG) mencapai 686. Melihat data tersebut potensi penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk masih terjadi," tutur Hendriyanto. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved