Virus Corona di Surabaya

Barbershop Di Surabaya ini Beri Layanan Pangkas Rambut Bayar Suka-suka

Bayar suka-suka Seperti Barbershop Mr Mbois, Jalan Kapas Gading Madya I Nomor 21, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Kamis Pagi (21/5/2020).

Surya/Febrianto Ramadani
Suasana Pangkas Rambut Modern Barbershop Mr Mbois, Jalan Kapas Gading Madya I Nomor 21, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Kamis Pagi (21/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menunjukkan kepedulian bagi masyarakat yang terdampak virus Corona atau Covid-19.

Seperti Barbershop Mr Mbois, Jalan Kapas Gading Madya I Nomor 21, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Kamis Pagi (21/5/2020).

Dengan memberikan layanan 'Bayar Suka Suka, Tetaplah Mbois Di Kala Corona', tempat pangkas rambut ini beroperasi pada pukul 09.00 Wib sampai pukul 20.00 Wib.

Sejumlah barber sepenuh hati melayani para warga sekitar yang hendak mencukur rambutnya di Barbershop Mr Mbois. Mulai dari dewasa, remaja, hingga anak anak.

Pengelola Barbershop Mr Mbois, Ari Agustin, mengatakan, khusus Hari Sabtu dan Hari Minggu selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), barbershop tutup berdasarkan permintaan dari RT setempat.

"Ada yang bayar Rp 10 ribu sampai dengan Rp 50 ribu. Itu tergantung dari pengunjung," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Cowok Madura Tengah Malam Ngaku Numpang di Kamar Kos Mahasiswi Cantik, Camat-Polisi Datang: Terkuak

Makeup Artis dan Desainer Sepi Order, Dyan Nugra Banting Stir Bikin Kue Kering

Nagita Slavina Tegas Mundur Diri Jika Raffi Ahmad Punya Istri Lagi Alias Poligami: Konsisten

Agustin menjelaskan, promo ini berawal ketika salah satu pengunjung merasa keberatan, ketika membayar jasa cukur rambut dengan harga normal Rp 35 ribu. Hal tersebut disebabkan karena pandemi virus corona yang telah menyerang berbagai sektor.

"Melalui promo bayar suka suka, Mereka bisa tetap berpenampilan keren dan mbois selama merebaknya virus Corona atau Covid-19," imbuhnya.

Agustin juga mengungkapkan, sebelum adanya pandemi ini, pengunjung yang datang bisa mencapai 20 orang per hari. Dengan masuknya virus corona, jumlah pengunjung berkurang menjadi 10 orang per hari.

"Semoga pandemi ini cepat berakhir. Semua sektor bisa kembali normal dan cepat pulih,"tuturnya.(Febrianto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved