Virus Corona di Malang

Founder MS Glow Bagikan THR untuk 200 Guru Honorer di Malang, Menangis: Mereka Pahlawan

MS Glow membagikan THR untuk 200 guru honorer di wilayah Malang, Jawa Timur yang terdampak wabah virus Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
(dua dari kiri) Shandy Purnamasari founder MS Glow membagikan THR untuk 200 orang guru honorer di wilayah Malang, Jawa Timur. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Penyandang status guru honorer tentunya tengah merasakan kehilangan gaji bulanan.

Sebab imbas dari wabah Corona ( Covid-19 ), kegiatan belajar mengajar di sekolah ditiadakan. 

Peduli akan hal tersebut Shandy Purnamasari, founder MS Glow membagikan THR untuk 200 guru honorer di wilayah Malang, Jawa Timur.

Bentuk Tubuh Istri Kedua Didi Kempot Dikomentari, Balasan Yan Vellia Panen Reaksi, Singkat & Adem

Dory Harsa Fix Keluar? Yan Vellia Istri Didi Kempot Ekspos Formasi Baru Band Lare Jawi, Fans Kecewa

"Salah satu profesi yang diterpa berbagai masalah ditengah wabah virus mematikan ini adalah para pekerja honorer. Bukan hanya berkemungkinan tidak mendapatkan gaji dan THR, mereka yang menyandang status sebagai pekerja honorer juga harus memikirkan keberlangsungan pekerjaan mereka kedepan," ujar Shandy Purnamasari saat dikonfirmasi TribunJatim.com melalui via telephone, Kamis (21/5/2020).

Shandy menuturkan bahwa apa yang di lakukan merupakan kepeduliannya sebagai pengusaha di bidang kecantikan untuk dunia pendidikan, sebab dirinya menilai nasib guru honorer cukup memprihatinkan.

Baksos Bantu Warga Terdampak Covid-19, Arek Lawas Suroboyo Kirim Pesan Ini Buat Calon Wali Kota

20 Ucapan Selamat Idulfitri 2020 Bahasa Arab dan Inggris untuk Update Media Sosial, Dilengkapi Arti

"Saya sangat terharu melihat perjuangan guru-guru di Indonesia khususnya di Malang, karena sekian lama mengajar tapi masih banyak yang berstatus guru honorer, yang penghasilannya mulai dari 350 -500 ribu perbulan. Inilah yang menguggah perasaan saya untuk berbagi kepada mereka," ujar wanita penerima MURI kategori Kolaborasi Karya Seni dari Rumah oleh Figur Nasional Terbanyak itu.

Untuk memuliakan para guru honorer saat melakukan kegiatan tersebut, Shandy Purnamasari menyediakan bus antar jemput yang sangat exselusif.

"Mereka sangat wajar menerima fasilitas seperti bus antar jemput yang lebih dari biasanya, Mereka adalah pahlawan tanpa nama yang seharus menjadi perhatian pemerintah untuk mendapatkan bantuan, maka dari itu jangan sampai guru honorer dilupakan," tegas Shandy yang sempat suaranya terdengar serak karena menangis.

Disinggung soal Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) yang tengah resmi ada di Malang, Shandy mengatakan tidak menjadi kendala untuk berbagi dengan para guru honorer.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved