Virus Corona di Surabaya

Terapkan Protokol Covid-19 Ketat, Pengunjung Plaza Marina Surabaya Wajib Pakai Face Shield

Plaza Marina Surabaya terapkan protokol ketat bagi pengunjung selama wabah Covid-19. Pengunjung diwajibkan pakai face shield.

SURYA/TONY HERMAWAN
Kondisi pintu masuk Plaza Marina Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Plaza Marina Surabaya terapkan protokol ketat bagi pengunjung selama pandemi Corona ( Covid-19 ).

 Selain menerapkan protokol kesehatan standart memasuki mal, pihaknya kini wajibkan pengunjung dan karyawan menggunakan face shield.

Terpantau, di dua pintu masuk utama, terdapat ada dua penjual face shield yang membandrol harga Rp 12.000 - Rp 15.000. 

Dory Harsa Fix Keluar? Yan Vellia Istri Didi Kempot Ekspos Formasi Baru Band Lare Jawi, Fans Kecewa

Bentuk Tubuh Istri Kedua Didi Kempot Dikomentari, Balasan Yan Vellia Panen Reaksi, Singkat & Adem

Pihak mal sengaja menyediakannya, supaya pengunjung yang tidak membawa face shield dapat membeli di tempat itu.

Terlihat pula pengunjung yang merasa keberatan membeli face shield memilih mengurungkan niatnya memasuki mal yang dikhususkan menjual beragam merek smartphone ini.

Sementara kondisi di dalam mal, tak terlihat satu pun orang yang tidak mengindahkan aturan ini. Bahkan, para karyawan toko-toko terlihat kompak menggunakan sarung tangan. 

20 Ucapan Selamat Idulfitri 2020 Bahasa Arab dan Inggris untuk Update Media Sosial, Dilengkapi Arti

Kriteria Dirut PT LIB yang Ideal Menurut Arema FC, Ruddy Widodo: Harus Sejalan dengan Federasi

Salah satu pengunjung, Wendy (26) mengatakan, awalnya merasa keberatan. Namun dirasa perlu, ia pun memilih membeli demi mencegah penularan virus corona.

"Awalnya mikir-mikir, tapi demi kesehatan ya sudah (beli)," kata Wendy saat ditemui di area mal, Kamis (21/5/2020).

Sementara pengunjung lain, Maya (28) juga menuturkan hal yang sama. Baginya, hal ini merupakan langkah yang bagus untuk meminimalisir tingkat penularan ketika berada di tempat umum. 

"Cukup baik proteknya. Kalau urusan beli, nanti kan bisa dipakai berkali-kali," ucapnya.

Maya menambahkan, sudah seharusnya semua mal menerapkan aturan yang serupa. 

Terlebih menurutnya, virus yang menyerang paru-paru ini memungkinkan bisa menular melalui kontak lawan bicara, saat orang berada di dalam satu ruangan atau yang biasa disebut droplet.

"Ya emang gak enak juga pakai (face shield). Tapi kalau dipikir, apalagi di berita kabarnya corona bisa nular lewat droplet ya mending pakai aja," tutup dia.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved