Jelang Idul Fitri, RIB Gresik Bagikan Sembako ke Komunitas Tuna Netra

Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas Relawan Indonesia Bersatu Gresik kembali mengadakan kegiatan berbagi.

Istimewa
Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas RIB berbagi ke masyarakat tak mampu 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas Relawan Indonesia Bersatu Gresik kembali mengadakan kegiatan berbagi.

Kali ini mereka membagikan bantuan sembako kepada Komunitas disabilitas yang tergabung dalam Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia Cabang Gresik.

Ada sekitar 100 paket sembako yang dibagikan kepada anggota komunitas tersebut.

Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas RIB berbagi
Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas RIB berbagi (Istimewa)

Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Gresik Septrianto Maulana mengatakan, bahwa komunitas disabilitas tuna netra adalah salah satu yang paling terdampak pada saat pandemi ini. Rata-rata dari mereka berprofesi sebagai tukang pijat yang mana pada sekarang pendapatannya menurun signifikan karena adanya virus Covid-19.

"Selain memberikan bantuan sembako kami juga memberikan support agar mereka terus semangat dalam menjalani aktivitas. Semoga sedikit bantuan dari kami dapat meringankan sedikit beban mereka." Ungkap pria yang disapa Cak Rian itu.

Salah satu anggota Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia Cabang Gresik, Andri juga bersyukur atas bantuan sembako dari Relawan Indonesia Bersatu.

"Alhamdulillah disaat seperti ini memang bantuan berupa bahan pokok adalah kebutuhan yang sangat bermanfaat untuk anggota kami," ungkapnya.

Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas Relawan Indonesia Bersatu Gresik kembali mengadakan kegiatan berbagi.
Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri, Komunitas Relawan Indonesia Bersatu Gresik kembali mengadakan kegiatan berbagi. (Istimewa)

Relawan Indonesia Bersatu Gresik juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri terlebih dulu untuk merayakan Idul Fitri secara besar-besaran.

Mari mengikuti anjuran pemerintah untuk dirumah saja selama lebaran.

"Dalam kondisi new normal seperti sekarang ini kita bisa ganti silaturahmi lebaran secara fisik dengan silaturahmi secara online. Yang terpenting tidak menghilangkan pesan kita untuk memohon maaf lahir batin kepada sesama," kata Cak Rian.

Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved