Penipuan Property Terjadi Lagi, Polisi Tetapkan Bos Perusahaan Jadi Tersangka

Aksi penipuan dan penggelapan bermodus penjualan property kembali dibongkar polisi

Penipuan Property Terjadi Lagi, Polisi Tetapkan Bos Perusahaan Jadi Tersangka
Istimewa
Aksi penipuan dan penggelapan bermodus penjualan property kembali dibongkar polisi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi penipuan dan penggelapan bermodus penjualan property kembali dibongkar polisi.

Kali ini aksi itu terbongkar setelah korban pemilik PT Oase Arta Kapital melaporkan penipuan dan penggelapan sejumlah uang yang dibayarkan ke PT Prima Lima Tiga.

Uang tersebut dibayarkan lantaran PT Prima Lima Tiga menawarkan sejumlah property berupa Kondotel di wilayah Batu, Jawa Timur November 2019 lalu.

Property dengan nama Alpines Condotel tersebut ditawarkan senilai 400 juta rupiah.

Tertarik dengan tawaran tersebut, korban membeli 19 unit dan telah memberikan pembayaran sebanyak 15 unit kondotel.

"Sudah ada 15 unit yang ditransferkan kepada PT Prima Lima Tiga," kata staff legal perusahaan, Clarissa Ribka Widyanto, Jumat (22/5/2020).

Setelah melakukan pembayaran, PT Prima Lima Tiga menjanjikan tanda tangan PPJB di depan notaris pada akhir Desember 2020.

Namun, saat jadwal yang disepakti, direktur PT Prima Lima Tiga dan staff tak dapat dihubungi dan menghilang. 

Merasa jadi korban penipuan, korban melalui kuasa hukumnya melaporkan kejadian itu ke Mapolrestabes Surabaya.

Laporan tersebut membuat direktur PT Prima Tiga berinisial INM ditetapkan polisi menjadi tersangka.

"Sebelum pelaporan itu, sempat ada mediasi,namun lagi-lagi mereka (PT Prima Lima Tiga ini ingkar janji. Sehingga terpaksa laporan kami lakukan. Kami menempuh jalur hukum untuk mendapat keadilan," tambahnya.

Setelah laporan dilakukan, Clarissa mendapati informasi dari proses penyidikan jika sertifikat induk yang digunakan kondotel tersebut telah dijaminkan ke bank.

Dikonfirmasi, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky membenarkan kejadian tersebut.

"Iya sedang kami tangani dan sudah kami tetapkan satu tersangka," singkatnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved