Profil-Biodata Dory Harsa, Penabuh Kendang Didi Kempot, Dikabarkan Hengkang dari Band Jare Lawi

Berikut profil-biodata Dory Harsa yang jadi sorotan gara-gara disebut keluar band almarhum Didi Kempot, Jare Lawi.

INSTAGRAM/doryharsa via Tribunnews
Dory Harsa dan mendiang Didi Kempot. 

Ayah Dory sendiri ternyata juga seorang pemusik yang pernah tergabung dalam grup dangdut Ervana 87 yang cukup terkenal di Solo.

Agus Genjik juga memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Didi Kempot.

Dory yang mendapat ilmu gendang dari ayahnya ini terus menekuni keahliannya hingga diminta bergabung bersama Didi kempot tahun 2008.

Seiring berjalannya waktu, kemampuan 'ngendang' Dory yang semakin meningkat membuat Didi Kempot memintanya untuk terus menabuh kendang di timnya.

Hadiah Terakhir Didi Kempot ke Seika sebelum Wafat, Yan Vellia Sebut Peninggalan: Obat Roso Kangen

Pernah nangis saat manggung

Di balik sosoknya yang diidolakan, Dory ternyata pernah menangis saat manggung.

Momen 'ambyar' Dory ini terjadi ketika diminta Didi Kempot untuk menyanyikan lagu Kangen Nickerie di acara Bornout 2019 di Mangkunegaran, Solo.

Dory yang menabuh gendang ini tiba-tiba menangis hingga membuatnya terlihat sangat 'ambyar'.

"Mungkin saat itu karena saya yang paling muda jadi Mas Didi Kempot panggil saya untuk maju nyanyi," papar Dory.

Selain berparas tampan dan jago menabuh gendang, Dory ternyata juga memiliki suara merdu.

Dory pun kini menjadi semakin terkenal dan banyak diidolakan.

Tak hanya itu, Dory juga memiliki semboyan yang membuatnya semakin terkenal.

"Sekarang saya punya semboyan Nangiso Tak Kendangi," terang Dory berkelakar.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul 5 Fakta Dory, Penabuh Gendang Didi Kempot, Awalnya Drummer, Nangis Saat Manggung Gegara 'Ambyar'

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved