Virus Corona di Surabaya

Pukuli Pasien Covid-19 Seruangan di RSUD dr Soetomo Surabaya, Kini Pasien Dipindah Ruangannya

Semalam insiden pemukulan pasien Covid-19 yang dilakukan sesama pasien satu ruangan di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya.

SURYA/SULVI SOFIANA
Suasana ruang isolasi khusus (RIK) RSUD Dr Soetomo, Senin (27/1/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Semalam insiden pemukulan pasien Covid-19 yang dilakukan sesama pasien satu ruangan di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Terkait hal itu, pihak Rumah Sakit dr Soetomo mengkonfirmasi bahwa, pasien Covid-19 yang diduga juga mengalami gangguan jiwa, kini ruangannya sudah dipindahkan dari ruang Irna Bedah F.

Humas RSUD dr Soetomo Surabaya Dr Pesta Parulian  mengatakan, aksi pemukulan sesama pasien tersebut berlangsung pada Jumat pagi sekira pukul 00.30.

"Sudah dipindahkan di ruangan Gladiol lantai 2 sekira jam setengah 1 (Jumat pagi)," kata Pesta saat dihubungi, Jumat (22/5/2020).

Di ruang Gladiol, kata Pesta, pasien tersebut kini tak lagi bergabung dengan kelompok pasien lain yang juga menjalani isolasi Covid-19.

"Iya sendirian. Sendirian sampai kami nanti bisa mendapatkan satu rekomendasi dari dokter psikiaternya," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Sementara saat disinggung, apakah benar pasien tersebut mengalami gangguan jiwa, Pesta menuturkan, pasien tersebut mengamuk hingga bertindak brutal, diduga karena terlalu jenuh saat menjalani isolasi.

Menurut Pesta, kejenuhan itu muncul sebab pihak keluarga yang bersangkutan kurang memperhatikan selama pasien tersebut selama berada di rumah sakit.

BREAKING NEWS: Pasien Covid-19 Gangguan Jiwa Pukul Pasien Seruangan di RS Dr Soetomo Surabaya

Ratusan Parcel Lebaran Diberikan Polrestabes Surabaya untuk Perwakilan Bonek

Penjual Timun Pasar Kolpajung Pamekasan Positif Covid-19, Orang Pernah Kontak Ditracing & Rapid Test

"Jadi setiap pasien yang menjalani isolasi mempunyai tingkat stres berbeda-beda. Itu bisa karena mereka sedang jauh dari keluarga. Nah masing-masing pasien punya daya tahan berbeda-beda pula, timbullah miss komunikasi antara pasien tersebut dengan pasien lainnya yang juga mempunyai privasi hingga terjadi pemukulan," kata Humas RSUD dr Soetomo Surabaya Dr Pesta Parulian.

"Mungkin dia juga tidak melihat satu peran dari keluarga sehingga dia lebih tertekan kalau pasien lain kan ada yang nganter makanan," imbuh Dr Pesta Parulian kepada TribunJatim.com.

Sementara, saat dikonfirmasi, DP, satu keluarga pasien Covid-19 yang melaporkan insiden pemukulan itu, membenarkan jika keadaan ayahnya sekarang sudah aman.

"Sudah aman, karena pasien yang mukuli ayah saya sudah dipindah di ruang Gladiol Lantai 2," tutupnya. (Tony H/Tribunjatim.com)

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved