2 Sohib 'Gotong Royong' Curi Motor di Malang, Putar Arah Kabur Malah Bensin Habis, Endingnya Begini

Dua kawan kompak mencuri motor di Malang. Aksi kriminalnya terhenti ketika motor curiannya kehabisan bensin.

SURYA/ERWIN WICAKSONO
Dua tersangka pencurian motor saat ditanyai Kapolres Malang, Hendri Umar, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Karena kehabisan bensin, tersangka pencurian motor, Fathur Rozi (26) di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang mengakhiri aksi kriminalnya.

Bersama rekannya Muhammad Amirudin (24), mereka bahu membahu melakukan pencurian motor jenis bebek.

Aksi pencurian motor tersebut terjadi pada 12 Mei 2020.

Alasan Dory Harsa Hengkang dari Lare Jawi, Terkuak Jasa Mulia Didi Kempot,Yan Vellia: Tak Usah Marah

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menduga tersangka Fatur ingin menurunkan skill mencuri motor kepada tersangka Amirudin.

"Fathur adalah residivis usianya lebih tua dari pelaku, jadi mungkin ingin menurunkan ilmu (curanmor ke juniornya," ungkap Hendri saat gelar rilis di Polres Malang disambut gelak tawa, Jumat (22/5/2020).

Hendri menceritakan, saat Fathur mencuri motor korban, tak lama kemudian korban sempat menghadangnya.

Nia Ramadhani Ogah Cicipi Kue Ayu Ting Ting? Beda Perlakuan ke Maia Estianty, Lihat Beda Bentuknya

Wujud Kue Ayu Ting Ting yang Tak Dicicipi Nia Ramadhani, Istri Ardi Ucap 4 Kalimat, Artis Lain Sama?

Namun, tersangka berhasil kabur dengan memutar arah agar tak terkejar korban. Namun apes bensin motor curiannya habis.

Akhirnya tersangka Fathur sempat ditangkap warga sekitar, sedangkan juniornya Amiruddin berhasil kabur dengan sepeda motor sarana melakukan pencurian dengan seniornya.

"Tak lama kemudian petugas Polsek Bululawang dan Polres Malang datang dan mengamankan pelaku," ujar Hendri.

Terungkap Kluster Baru Pasar Kolpajung Pamekasan karena Transmisi Lokal, Tempat Tak Bakal Ditutup

Tanpa menunggu lama, tersangka Amirudin tertangkap di Kecamatan Gondanglegi. Hasil pengembangan tertangkapnya tersangka Fathur.

"Keduanya mencuri untuk kemudian dijual. Uangnya untuk memenuhi kebutuhan hidup," katanya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan dua unit motor, tiga buah kunci motor, lima kunci T dan STNK.

"Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP ke 4e, 5e KUHP, ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," beber Hendri.

Ending Pria Jubah Putih Cekcok dengan Petugas PSBB Surabaya, Mediasi Damai, Kapolres Silaturahmi

Penulis: Erwin Wicaksono

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved