Virus Corona di Mojokerto

Klarifikasi Pihak RS di Mojokerto Soal Biaya Pemulasaran Rp 3 Juta, 'Salah Paham', Uang Dikembalikan

RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto akhirnya memberikan klarifikasi terkait adanya biaya pemulasaran jenazah.

ISTIMEWA
Tangkapan layar video keluarga pasien PDP Corona meninggal dimintai petugas RS di Mojokerto Rp 3 juta untuk biaya pemulasaran jenazah. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pihak RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto akhirnya memberikan klarifikasi terkait adanya biaya pemulasaran jenazah pasien PDP Covid-19.

Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, dr Sugeng Mulyadi menjelaskan, penyebab terjadinya pemungutan biaya oleh petugas pemulasaran jenazah diduga karena adanya miss komunikasi dan murni kesalahpahaman.

Petugas pemulasaran yang bersangkutan belum memahami surat edaran dari Permenkes terkait pembiayaan Covid-19 tertanggal 6 April 2020.

Nia Ramadhani Ogah Cicipi Kue Ayu Ting Ting? Beda Perlakuan ke Maia Estianty, Lihat Beda Bentuknya

Alasan Dory Harsa Hengkang dari Lare Jawi, Terkuak Jasa Mulia Didi Kempot,Yan Vellia: Tak Usah Marah

"Sesuai surat edaran Permenkes bahwa semua biaya perawatan hingga pemakaman terhadap pasien yang terpapar Covid-19 atau pasien PDP sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah alias semuanya gratis," ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Ia mengatakan, pasien PDP Covid-19 yang meninggal ini berasal dari luar Kota Mojokerto memang dikenakan biaya administrasi termasuk biaya pemakaman sebelum adanya surat edaran tersebut.

Pihaknya menyakini pemicu kejadian ini karena petugas pemulasaran jenazah kemungkinan belum sepenuhnya memahami terkait surat edaran ini.

VIRAL Keluarga Pasien PDP Dimintai Petugas RS di Mojokerto 3 Juta, Kesal Bukti Kuitansi Tak Diberi

Oleh sebab itu, lanjut Sugeng, pihak rumah sakit sudah menyelesaikan permasalahan ini secara baik.

Sedangkan, uang senilai Rp 3 juta telah dibayarkan sudah dikembalikan kepada pihak keluarga yang bersangkutan.

"Mengenai permasalahan ini sudah selesai dan biaya Rp 3 juta sudah dikembalikan kami juga sudah memberikan pengertian pada pihak keluarga," jelasnya.

New Normal di Tengah Pandemi Corona, Bagaimana Cara Agar Bisa Beradaptasi? Ini Kata Pakar dari Unusa

Masih kata Sugeng, pasien PDP Covid-19 yang meninggal tersebut mempunyai riwayat merupakan pasien rujukan dari RS Hasanah.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved