Pembuat dan Penjual Bubuk Petasan Dibekuk Polisi, Rencana Bunyikan Petasan saat Hari Raya Gagal

Dua warga Srengat, Kabupaten Blitar, dibekuk polisi karena membuat dan menjual bubuk petasan.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela (kiri) didampingi Kasat Reskrim, AKP Ardi Purboyo, menunjukkan barang bukti petasan, Jumat (22/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota menangkap Saiful Anwar (29) dan Hartoyo (42), warga Srengat, Kabupaten Blitar.

Saiful dan Hartoyo ditangkap polisi karena membuat dan menjual bubuk petasan.

Polisi menyita barang bukti 1,25 kilogram bubuk petasan, 145 buah petasan sudah berisi obat, 83 gulungan kertas masih kosong, dan 35 sumbu petasan.

"Kedua pelaku ditangkap Polsek Srengat," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela, Jumat (22/5/2020).

AKBP Leonard M Sinambel mengatakan, awalnya polisi menangkap Saiful di rumahnya.

Polisi mendapat informasi Saiful membuat petasan di rumahnya.

Polisi lalu menggerebek rumah Saiful dan menemukan sejumlah barang bukti petasan.

Di Pasar Wlingi Jelang Lebaran, Bupati Blitar Rijanto Minta Warta Taat Protokol Pencegahan Covid-19

Mahasiswa Pulang Kampung ke Blitar Meninggal Sehari Diisolasi, Status PDP Corona, Swab Belum Keluar

"Sejumlah barang bukti yang kami sita itu berasal dari rumah Saiful. Saat diperiksa, Saiful mengaku mendapat barang-barang itu dari Hartoyo," ujar AKBP Leonard M Sinambel.

Dari pengakuan Saiful, kata AKBP Leonard M Sinambel, polisi menangkap Hartoyo.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved