Breaking News:

Semarak Ramadan 2020

Tips Jitu Berat Badan Ideal Setelah Puasa ala Urban Athletes, Kurangi Makanan Manis-Olahraga Ringan

Ingin punya berat badan ideal setelah menjalani puasa di Bulan Suci Ramadan? Ikuti tips dari Urban Athletes.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Arie Noer Rachmawati
New York Times
Ilustrasi Olahraga dan Workout 

Vera menyarankan untuk mengurangi makanan manis, mulai atur makan sedikit demi sedikit sepanjang hari agar semua makanan dapat tercerna dengan baik.

"Begitu makanan masuk, kan ada waktu pembakarannya biar tercerna dengan baik," kata dia.

Makanan manis, gorengan dan produk olahan menjadi penyebab perut buncit dan menyebabkan kenaikan berat badan secara signifikan.

Terungkap Kluster Baru Pasar Kolpajung Pamekasan karena Transmisi Lokal, Tempat Tak Bakal Ditutup

Tak lupa, dia menyebut kue lebaran dan jamuan minuman soda juga harus dihindari jika ingin berat badan tetap ideal.

"Camilan, makan takjil, makan besar dan tidak ada aktivitas atau langsung istirahat nah itu sebenarnya yang bikin berat badan bertambah karena pembakaran, pencernaannya tidak maksimal," kata dia.

Lanjut Vera, meski berat badan tidak dipengaruhi oleh jam makan namun kecenderungan mengkonsumsi makanan berkalori tinggi menjadi faktor berat badan bertambah.

Kenali 5 Manfaat Olahraga Pilates Selain Bikin Badan Tetap Bugar, Lemak Luntur, Tubuh Jadi Lentur

Jika menyantap makanan sehat, kaya nutrisi dengan benar dan seimbang, kemungkinan besar perut buncit dapat dihindari.

Vera menambahkan, mempertahankan berat badan ideal juga didukung dengan olahraga rutin seperti kardio dan olahraga angkat beban.

"70 persen pemilihan makanan yang tepat, 30 persennya olahraga. Kalori makanan yang masuk harus lebih sedikit daripada kalori yang besar. Harus teratur olahraga minimal empat kali seminggu, satu jam," kata dia.

Selain mengatur pola makan dan olahraga, perempuan yang juga sebagai Founder Rotten Egg Diet ini juga memberikan tips diet seperti diet keto, diet clean eating dan diet paleo.

"Diet keto, tinggi lemak rendah karbohidrat. Karbohidrat dari sayur, yang tidak bikin diabet. Lemaknya juga lemak sehat yang tidak bikin kolesterol tinggi," tutup Vera.

Penulis: Nur Ika Anisa

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved