Tragedi Suami Bacok Istri Berawal Telepon Mesra Sahur, Nyawa 1 Anggota TNI Hilang, Kronologi Sadis

Tragedi berdarah memakan korban anggota TNI yang dibacok dadanya sampai paru-paru bocor, semua berawal dari telepon mesra saat sahur.

TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI dan www.dnaindia.com
ILUSTRASI 

TRIBUNJATIM.COM - Kronologi sadis dialami oleh anggota TNI yang nyawanya hilang karena melerai pertikaian antara suami dan istri.

Terjadi tragedi suami membacok istrinya yang dicurigai telah berselingkuh.

Sertu Aliansyah menjadi korban saat berusaha keras melerai pertikaian yang terjadi di antara keluarganya sendiri.

Kisah Masa Lalu Dory Harsa-Didi Kempot Terkuak, Penyebab Keluar dari Lare Jawi? Yan Vellia: Didoakan

VIRAL Jeritan Tukang Gali Kubur Jasad Covid-19, Muak PSBB Gagal, Tulis Nisan: Kami Tunggu di TPU

Dalam sebulan ini, sudah 2 anggota TNI menjadi korban tindak kekerasan oleh warga.

Seorang karena sedang bertugas, seorang lagi karena masalah rumah tangga.

Anggota TNI Sertu Aliansyah menjadi korban pembacokan yang terpaksa kehilangan nyawa nya saat berusaha menyelamatkan keponakannya.

Ilustrasi pembacokan tetangga karena alasan suara bising
Ilustrasi pembacokan tetangga karena alasan suara bising (Tribunnews)

 Peristiwa sadis ini terjadi di Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan atau Kalsel.

Sertu Aliansyah tewas karena terluka cukup parah akibat bacokan yang bersarang di dadanya hingga tembus ke paru-paru.

Selain itu, insiden berdarah ini juga menelan korban jiwa lainnya yakni Rusdiana, istri dari pelaku Rusdi yang juga keponakan Sertu Aliansyah.

Arma, Ketua RT 9 Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, mengungkapkan awal mula insiden penganiayaan yang membuat Sertu Aliansyah dan Rusdiana tewas.

Halaman
1234
Penulis: Ignatia
Editor: Sudarma Adi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved