Idulfitri 2020

Jemaah Aboge Jabatan Tangan Maaf-maafan Seusai Salat Ied di Masjid, 'Jaga Kebiasaan Nenek Moyang'

Penganut Islam Aboge (Alif Rebo Wage) gelar salat Idul Fitri 2020 tertib physical distancing, seusai salat tetap jabatan tangan.

SURYA/DONI PRASETYO
Sejumlah jamaah Islam Aboge (Alif Rabo Wage) melaksanakan salat Idul Fitri 2020 di Masjid Al Mutaqin, di Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, sehari setelah mayoritas Islam umumnya melaksanakan. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sejumlah jemaah penganut Islam Aboge ( Alif Rebo Wage ) melaksanakan salat Idul Fitri 2020 di Masjid Al Mutaqin Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

Kali ini pelaksanaan sholat jemaah Aboge dilakukan sesuai anjuran pemerintah.

Walau sebagian besar jemaah Aboge atau Sattariyah ini tampak tidak pakai masker, mereka tetap lakukan physical distancing (jaga jarak fisik) antar jamaah.

VIRAL TERPOPULER: Syahrini Bangga Bingkisan Lebaran dari Mertua hingga Jawaban Tante Ernie

Adik Positif Corona, Via Vallen Pilu Tahu Pemicunya, Fakta Lain Terkuak: Yang Terpapar Lebih Banyak

Perbedaan jatuhnya 1 Syawal 1439 Hijriah, di kalangan warga Islam Aboge didasarkan perhitungan yang berlaku secara turun temurun. Sehingga pelaksanaan sholat Idul Fitri yang dilakukan jamaah Aboge ini setiap tahunnya berbeda dengan mayoritas Islam umumnya.

Kemurut takmir Masjid Al Mutaqin Jamiran, perbedaan pelaksanaan sholat Idul Fitri yang baru dilakukan sehari setelah umat Islam lainnya melaksanakan itu sesuai perhitungan Rukyat Ikmal.

"Perhitungan 1 Syawal kita melalui perhitungan bulan dan hisab yang sudah dilakukan sejak nenek moyang penganut Thoriqoh Sattariyah,"ujar Jamiran kepada Surya, Senin (25/5/2020).

NEWS VIDEO - Bawa Obat-obatan Diduga Pil Double L, Pria Ini Diamankan Petugas PSBB Surabaya

Kondisi Terkini Adik Via Vallen yang Positif Covid-19, Via Curhat Nasib Keluarga: Ada yang Nyindir2

Jamaah Aboge ini sejak lepas Subuh sekitar pukul 05.30 an sufah berdatangan di Masjid Al Mutaqin di Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Magetan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri berjamaah.

Meski dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri mereka menerapkan anjuran pemerintah untuk physical distancing antar jamaah, namun sebagian besar mereka tidak mengenakan masker untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19.

Walau dalam pelaksanakan mengindahkan anjuran pemerintah agar physical distancing atau jaga jarak antar jemaah.

Jawaban Tante Ernie Disuruh Pilih Hotman atau Ariel Noah, Feni Rose Geli Alasannya, Bener Banget

Namun seusai shalat mereka tetep melakukan silaturahmi saling bermaaf-maafan dengan berjabat tangan, bahkan berdekapan.

"Kebiasaan di sini seusai shalat, terus saling bermaafan, dilanjut jamaah mengadakan acara makan bersama di teras masjid. Kebiasaan ini juga sudah dilakukan sejak nenek moyang kami," tandas Jamiran.

Penulis: Doni Prasetyo

Editor: Heftys Suud

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved