Virus Corona di Blitar

Polres Blitar Kota Siapkan 9 Kampung Tangguh Pencegahan Penyebaran Covid-19

Polres Blitar Kota bersama pemerintah daerah dan Kodim membentuk kampung tangguh sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19

Surya/samsul hadi
Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela bersama Forpimda Blitar mengecek pos check point di Wonodadi, Minggu (26/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Polres Blitar Kota bersama pemerintah daerah dan Kodim membentuk kampung tangguh sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Polres Blitar Kota menyiapkan sembilan kampung tangguh sebagai percontohan di wilayah hukumnya.

"Ada sembilan kelurahan dan desa yang kami jadikan percontohan kampung tangguh untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Sesuai rencana, kampung tangguh akan kami launching besok," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela, Selasa (26/5/2020).

Leonard mengatakan sembilan kampung tangguh itu tiga di Kota Blitar dan enam di Kabupaten Blitar. Kampung tangguh dibentuk di tiap kecamatan yang masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Tiga kampung tangguh di Kota Blitar, yaitu di Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo, Lingkungan Dongki Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, dan Kelurahan/Kecamatan Sananwetan.

Sedang enam kampung tangguh di Kabupaten Blitar, yaitu, Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi, Desa Slemanan Kecamatan Udanawu, Desa Kendalrejo Kecamatan Srengat, Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon, Desa Gembongan Kecamatan Ponggok, dan Lingkungan Palulo Kelurahan/Kecamatan Nglegok.

Khasiat Air Rendaman Kangkung Semalaman untuk Mengobati Berbagai Penyakit seperti Sakit Kepala

BREAKING NEWS - Banjir Bandang Hantam Warga Nelayan Blimbing Paciran Lamongan

BREAKING NEWS - 2 Anak di Pasuruan Meninggal Terbakar di Dalam Mobil Orangtuanya

Dikatakannya, kampung tangguh ini untuk memberdayakan potensi di setiap desa dalam melakukan kesiapan tindakan awal terkait dengan upaya untuk memberantas virus Corona atau Covid-19. Termasuk tindakan awal jika ditemukan warga yang terkonfirmasi positif sampai dengan pengurusan dan pemakaman jenazah.

"Ada tiga hal yang menjadi prioritas dalam pembentukan kampung tangguh, yaitu, ketahanan pangan/ekonomi, ketahanan medis, dan ketahanan lingkungan (keamanan)," ujar AKBP Leonard M Sinambela.

AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan, ketahanan pangan meliputi ketersediaan sembako yang menjadi bahan pokok utama di kampung tangguh dilihat dari adanya lumbung padi dan suplai dari masyarakat. Harapannya, masyarakat mampu berbudidaya pangan.
Ketahanan medis meliputi siapnya tenaga medis, peralatan medis dan obat-obatan terkait virus Corona atau Covid-1. Selain itu kampung tangguh juga memiliki tempat isolasi dan observasi.

Sedang ketahanan lingkungan menjadi satu indikator penting untuk menunjang kampung tangguh. Seperti meningkatkan kegiatan poskamling, serta prosedur terkait keamanan kampung tangguh seperti SOP keluar masuk warga, buku mutasi perjalanan warga, buku jaga dan buku tamu.

"Konsep kampung tangguh ini di mana masyarakat paham bagaimana mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan atau yang telah dipersiapkan," katanya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved