Mobil Terbakar di Pasuruan

UPDATE Kasus 2 Bocah Pasuruan Tewas Terbakar di Mobil Ayahnya, Polisi Pastikan Api dari Dasbor

Tim Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya api berasal dari dasbor Daihatsu Charade di Pasuruan yang mengakibatkan dua bocah terbakar dalam mobil itu.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Tim Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya sedang memeriksa bangkai mobil Daihatsu Charade yang terbakar dan menewaskan dua bocah yang sedang bermain di dalamnya. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ahli dari tim Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya akhirnya mendatangi lokasi kejadian dua bocah terbakar dalam mobil di Dusun Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/5/2020) siang.

Kedatangan tim ini untuk memeriksa dan melakukan penyelidikan atas insiden terbakarnya mobil Daihatsu Charade dan menewaskan dua orang bocah yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian.

Di lokasi, tim terlihat melakukan pemeriksan mendalam. Tim mengumpulkan sejumlah bukti - bukti tambahan. Dari catatan, di lokasi, tim melakukan pemeriksaan sekitar dua jam.

BREAKING NEWS - 2 Anak di Pasuruan Meninggal Terbakar di Dalam Mobil Orangtuanya

Dalami Kasus 2 Anak di Pasuruan Tewas Terbakar di Dalam Mobil, Polisi: Ada Beberapa Kemungkinan

 

Kompol Agus Santoso, salah satu tim Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya mengatakan, hasil olah tkp sudah selesai dilakukan. Ia menyebut, dari lokasi kejadian, pihaknya mengamankan sejumlah bukti tambahan.

"Kami mengamankan satu botol plastik abu sisa kebakaran dan kabel power dari kutub positif aki ke arah audio tape," kata dia.

Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan sementara, dugaan awal, api ini muncul dari arah dashboard. "kami melihat pola bekas kebakaran. kami temukan, api menjalar dari arah dashboard. Dan ini awal mula kebakaran," kata dia.

Ia juga menerangkan, ada jalur kabel lain yang mengarah ke audio. "Tadi kami juga sudah amankan kabelnya. Tapi, apa ini ada kaitannya, kami belum bisa memastikan," sambung dia.

Kendati demikian, ia belum bisa memastikan apa yang sebenarnya menjadi penyebab sehingga muncul api dan terjadi kebakaran.

"Kemungkinan, hasil akan keluar dalam dua minggu setelah pengujian. Jadi kami akan uji disana," tambah dia.

Sebelumnya, Kapolsek Pandaan AKP I Made Suardana sempat menyampaikan dugaan bahwa kedua bocah malang itu bermain korek api di dalam mobil.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved