Virus Corona di Blitar

Bupati Blitar Rijanto Resmikan 3 Kampung Tangguh Covid-19 di Tiga Kecamatan di Kabupaten Blitar

Bupati Blitar, Rijanto kembali meresmikan Kampung Tangguh pencegahan Covid-19, Kamis (28/5/2020). Kali ini, Rijanto meresmikan tiga Kampung Tangguh

Surya/samsul hadi
Bupati Blitar, Rijanto bersama Kapolres Blitar Kota dan Dandim meresmikan Kampung Tangguh Covid-19 di Nglegok dan Ponggok, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Bupati Blitar, Rijanto kembali meresmikan Kampung Tangguh pencegahan Covid-19, Kamis (28/5/2020). Kali ini, Rijanto meresmikan tiga Kampung Tangguh di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar.

Ketiga Kampung Tangguh itu berada di Kelurahan/Kecamatan Nglegok, Desa Bacem Kecamatan Ponggok, dan Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon. Acara peresmian juga dihadiri Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela dan Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto.

Rijanto mengatakan pembentukan Kampung Tangguh ini sesuai instruksi dari Gubernur, Kapolda, dan Pangdam untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Jatim. Sebab, tren penyebaran virus Corona di Jatim terus naik.

"Kalau yang turun hanya dari gugus tugas baik provinsi maupun kabupaten tidak bisa efektif pencegahan Covid-19. Maka itu, perlu didorong semua desa membentuk Kampung Tangguh untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya.

Dikatakannya, ada tiga hal yang diprioritaskan di Kampung Tangguh. Yaitu, ketahanan kesehatan, ketahanan ekonomi atau pangan, dan ketahanan sosial atau keamanan. Dengan Kampung Tangguh ini, masyarakat diharapkan lebih berdaya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

New Normal di Malang Raya Kata Pakar Virus, Kepatuhan Masyarakat Jadi Kuncinya, Tetap Ikuti Aturan

UPDATE CORONA di Indonesia Kamis 28 Mei 2020, Total 24.538 Pasien Positif, 687 Tambahan Kasus Baru

"Kampung Tangguh ini mengedepankan sikap gotong royong di masyarakat dalam menghadapi masalah," ujarnya.

Menurutnya, sebenarnya, sikap gotong royong sudah terbentuk sejak lama di masyarakat. Hanya saja, sikap gotong royong di masyarakat belum terkoordinir dan terencana dengan baik.

Dengan dibentuknya Kampung Tangguh, harapannya, kegiatan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini lebih terencana dan terkoordinir dengan baik.

"Mereka juga didampingi dan dibina oleh kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan. Kegiatannya lebih terencana dan terkoordinir," katanya.

Rijanto berharap Kampung Tangguh ini bisa didirikan di semua desa dan kelurahan di Kabupaten Blitar. Untuk sementara, minimal di tiap kecamatan ada satu Kampung Tangguh.

"Awalnya tiap kecamatan satu, tapi harapannya konsep ke depan semua desa dan kelurahan ada Kampung Tangguh. Total ada 220 desa dan 28 kelurahan di Kabupaten Blitar," katanya. (sha/adv/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved